Berita

Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo/Ist

Politik

Kompolnas Beberkan Alasan Komjen Dedi Layak Jabat Wakapolri

JUMAT, 27 JUNI 2025 | 00:02 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Jenderal yang menduduki jabatan Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) idealnya diisi oleh senior yang bisa mengayomi ratusan ribu personel Polri. 

Itu salah satu menurut Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Arief Wicaksono, yang menjadi pertimbangan Kapolri dalam memilih wakilnya di Kepolisian. 

Di antara kandidat yang akan menduduki posisi orang nomor dua di Polri nanti, salah satunya Komjen Dedi Prasetyo yang saat ini menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum). 


Menurut Arief, Dedi memiliki bekal yang cukup dan dianggap sangat layak menduduki kursi Wakapolri. 

“(Dedi) adalah figur yang cocok,” kata Arief saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis 26 Juni 2025. 

Selain cocok, Arief melihat Dedi memiliki kesamaan dengan Wakapolri saat ini, Komjen Ahmad Dofiri yang sebentar lagi tinggal menghitung hari bakal memasuki masa pensiun. 

“Pak Ahmad Dofiri dulu juga pernah menjabat Irwasum sehingga profilnya sesuai," Arief menekankan. 

Yang terpenting menurut Arief, Komjen Dedi dianggap mumpuni dalam mengelola dinamika internal, Dedi bisa menjalankan tugas dan fungsi yang ia emban sebagai Irwasum.  

"Posisi Irwasum ini memahami segala bentuk perilaku Polri karena dia yang mengawasi sampai rekrutmen," ujar Arief. 

Bursa pemilihan Wakapolri menjadi perbincangan usai Komjen Ahmad Dofiri memasuki masa pensiun akhir 4 Juni 2025 lalu. 

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah nama calon wakapolri baru untuk menggantikan Ahmad Dofiri. 

Kapolri sempat berkelakar ingin wakilnya mendatang mirip Komisaris Jenderal Ahmad Dofiri. “Saya mau cari yang mirip beliau (Ahmad Dofiri),” kelakar Sigit di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Sabtu, 21 Juni 2025.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya