Berita

Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan EBT di 15 provinsi dan peningkatan produksi minyak 30 ribu barel di Blok Cepu, Kamis, 26 Juni 2025/Repro

Politik

Cadangan Pangan Tertinggi Sepanjang Sejarah, Prabowo Yakin Indonesia Swasembada 2026

KAMIS, 26 JUNI 2025 | 13:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia akan mencapai swasembada pangan lebih cepat dari target awal. 

Dalam pernyataannya saat meresmikan proyek energi baru dan terbarukan (EBT) di 15 provinsi dan peningkatan produksi minyak di Blok Cepu secara virtual, Kamis, 26 Juni 2025, Prabowo mengungkapkan bahwa produksi pangan nasional meningkat tajam dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut Presiden, lonjakan produksi tersebut turut mendorong peningkatan signifikan dalam cadangan pangan nasional. Saat ini, cadangan beras dan jagung yang tersimpan di gudang-gudang pemerintah disebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia.


"Cadangan beras dan jagung yang ada di gudang-gudang pemerintah adalah tertinggi sepanjang sejarah republik kita. Produksi pangan kita juga dalam semester pertama tahun ini adalah tertinggi selama sejarah republik Indonesia," ujarnya. 

Prabowo menjelaskan bahwa awalnya ia menargetkan swasembada pangan Indonesia empat tahun ke depan. Namun dengan peningkatan produksi tersebut ia yakin tahun 2026 Indonesia akan dapat meraihnya.

"Saudara-saudara sekalian bangsa indonesia sekarang menuju swasembada pangan dengan sangat yakin dan sngt pesat. Saya telah memberi target untuk kita swasembada pangan empat tahun, ternyata hasil beberapa bulan ini sudah menunjukkan produksi kita meningkat secara luar biasa," tegas Prabowo. 

Ia menyebut, hasil di lapangan menunjukkan rata-rata kenaikan produksi mencapai 40 hingga 50 persen di sejumlah wilayah. Capaian ini menurutnya bukan hanya membawa Indonesia pada kemandirian pangan, tetapi juga membuka jalan menuju status sebagai lumbung pangan dunia.

"Saya sudah katakan, keyakinan saya bahwa Indonesia tidak hanya akan swasembada pangan, kita akan menjadi lumbung pangan dunia," tegasnya.

Prabowo juga menegaskan pentingnya ketahanan pangan dan energi sebagai fondasi utama bagi kedaulatan bangsa, terutama menghadapi potensi krisis global.

"Ini juga adalah suatu jaminan bahwa kita akan survive sebagai bangsa. Kalau pun terjadi krisis global yang luar biasa, kita sekarang yakin bahwa kita punya pasokan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya