Berita

Rina Saadah dan Wamentan/Ketum HKTI Sudaryono/Istimewa

Politik

Pemuda Tani HKTI Dukung Penyatuan Organisasi Demi Kemajuan Pertanian Nasional

KAMIS, 26 JUNI 2025 | 12:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum DPP Pemuda Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Rina Saadah, mendukung penuh agenda penyatuan organisasi HKTI sebagai langkah strategis demi kemajuan pertanian nasional.

“Penyatuan ini bukan sekadar simbolik tetapi merupakan fondasi penting untuk memperkuat kolaborasi, konsolidasi, dan efektivitas program-program pertanian yang berpihak kepada petani,” ujar Rina dalam keterangan resminya, Kamis 26 Juni 2025. 

Dengan mengusung semangat “Bersatu untuk Petani Indonesia”, Pemuda Tani HKTI mendorong seluruh elemen organisasi untuk mengesampingkan ego sektoral dan fokus pada tujuan bersama.


“Pemuda Tani HKTI mendorong seluruh elemen organisasi untuk menanggalkan ego sektoral dan mengutamakan cita-cita bersama: meningkatkan produksi pertanian dan memperjuangkan kesejahteraan petani,” tegasnya. 

“Persatuan HKTI adalah jalan menuju pertanian yang lebih tangguh, modern, dan berdaulat di mana petani menjadi subjek utama pembangunan, bukan sekadar objek. Sehingga HKTI berkontribusi secara langsung dalam mewujudkan program Swasembada Pangan Presiden Prabowo Subianto,” imbuh Rina.

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB ini pun menyampaikan kesiapan Pemuda Tani HKTI untuk ambil bagian dalam proses penyatuan tersebut.

“Sudah saatnya seluruh kekuatan tani disatukan dalam satu barisan perjuangan. Pemuda Tani HKTI siap menjadi jembatan generasi dan motor perubahan, demi mewujudkan masa depan pertanian Indonesia yang lebih cerah, mandiri, dan berkeadilan,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya