Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Perang Bisa Terjadi Kapan Saja, TNI Harus Fokus pada Pertahanan Bukan Politik

RABU, 25 JUNI 2025 | 10:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Konflik antarnegara bukan hanya menjadi ancaman yang bersifat hipotesis, melainkan sesuatu yang nyata dan bisa terjadi kapan saja. 

Hal ini ditegaskan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat menutup secara resmi Pendidikan Reguler (Dikreg) LIII Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Tahun Anggaran 2025 dalam sebuah upacara khidmat di Gedung Serasan, Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Selasa 24 Juni 2025.

Analis politik Saiful Muzani sepakat dengan pernyataan Panglima tersebut. Dia pun mendorong prajurit TNI agar selalu siap siaga menghadapi gejolak yang terjadi.


"Betul perang bisa terjadi kapan saja. maka TNI wajib disiapkan secara profesional untuk pertahanan bersenjata. Jangan berpolitik," kata Saiful Muzani seperti dikutip redaksi lewat akun X, Rabu 25 Juni 2025.

Dirinya juga menekankan pentingnya netralitas TNI sebagai benteng pertahanan negara yang berdiri di atas semua golongan dan kepentingan. 

Ia menyerukan agar seluruh jajaran TNI tetap fokus menjaga profesionalisme dan loyalitas pada negara, bukan pada aktor-aktor politik yang bisa datang dan pergi sesuai musim.

"Jangan layani politisi dan partai. Layanilah pertahanan bersenjata negara ini," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya