Berita

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Guo Jiakun/Ne

Dunia

China Awasi Gencatan Senjata Iran-Israel

RABU, 25 JUNI 2025 | 06:58 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah China menyatakan terus mengawasi proses pelaksanaan gencatan senjata antara Iran dan Israel.

Ini dilakukan setelah Israel mengatakan telah menyetujui usulan Presiden AS Donald Trump untuk melakukan gencatan senjata dengan Iran.

"Pihak China meminta pihak-pihak terkait untuk kembali ke jalur resolusi politik yang benar sesegera mungkin," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Guo Jiakun, dikutip AFP, Selasa 24 Juni 2025.


Guo Jiakun menyebut jalan militer tidak dapat membawa perdamaian, dan cara yang tepat untuk menyelesaikan masalah adalah dialog dan negosiasi.

"China menyerukan kepada pihak-pihak terkait untuk kembali ke jalur penyelesaian politik yang benar sedini mungkin. Kami siap bekerja sama dengan komunitas internasional dan berupaya untuk perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah," kata Guo Jiakun.

"Pihak China bersedia bekerja sama dengan masyarakat internasional untuk berkontribusi dalam upaya menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah," sambungnya.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah mengumumkan bahwa gencatan senjata antara kedua belah pihak akan dimulai pada Selasa 24 Juni 2025 sekitar pukul 04.00 GMT (11.00 WIB), dengan Iran diharapkan untuk menghentikan operasinya terlebih dahulu untuk mengakhiri perang selama 12 hari setelah 24 jam.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araqchi mengatakan bahwa tidak ada "kesepakatan" mengenai gencatan senjata antara Iran dan Israel. Namun, ia mengatakan Iran akan siap untuk menghentikan serangan balasan lanjutan jika serangan Israel berhenti per pukul 04.00 waktu Teheran (07.30 WIB).

"Jika Israel menghentikan agresi ilegalnya terhadap rakyat Iran selambat-lambatnya pukul 04.00, Iran tidak berniat untuk melanjutkan serangan balasannya setelah itu," tulis Araqchi dalam sebuah unggahan di media sosial X, seraya menambahkan bahwa "keputusan akhir mengenai penghentian operasi militer kami akan dibuat nanti."

Gencatan senjata itu dilakukan setelah Iran meluncurkan serangkaian rudal ke Pangkalan Militer Amerika Serikat Al Udeid di Qatar pada Senin 23 Juni 2025 yang makin meningkatkan eskalasi ketegangan kawasan menyusul serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran akhir pekan lalu.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Qatar menyebut telah mencegat serangan rudal Iran dengan sistem pertahanan udaranya, dan tidak ada korban jiwa yang jatuh.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya