Berita

Festival tahunan Golo Koe 2024/Ist

Nusantara

Festival Golo Koe 2025, Merajut Kebangsaan dan Pariwisata Inklusif

SELASA, 24 JUNI 2025 | 22:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Festival tahunan Golo Koe bakal kembali diselenggarakan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada Agustus 2025.

Event Religi Katolik ini telah memasuki tahun keempat penyelenggaraan. Tahun ini akan mengusung tema “Merajut Kebangsaan dan Pariwisata Berkelanjutan Yang Sinodal dan Inklusif”. 

Tema ini dipilih untuk menegaskan semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Labuan Bajo dan Flores, serta memperkuat peran Gereja Katolik dalam kehidupan sosial dan budaya setempat. 


Sekretaris Jenderal Keuskupan Labuan Bajo, RD Frans Nala menjelaskan, tema Festival Golo Koe 2025 disesuaikan dengan arah dasar karya pastoral keuskupan, khususnya terkait pembangunan pariwisata di wilayah ini. 

"Keuskupan Labuan Bajo baru saja terbentuk menjadi sebuah gereja lokal dengan kekayaan sosial, keragaman etnis/budaya, dan pluralitas agama," ujar Frans Nala dalam keterangan tertulis, Selasa 24 Juni 2025.

"Dengan profil kemajemukan ini, Keuskupan Labuan Bajo ingin menjadi sebuah rumah kebangsaan yang ramah dan mozaik persaudaraan yang harmonis", paparnya. 

Plt. Direktur Utama BPOLBF, Frans Teguh menambahkan, Festival Golo Koe tahun ini menjadi momentum penting bagi kolaborasi multi pihak untuk semakin memperdalam semangat persaudaraan. 

“Dengan semangat sinodalitas, Festival Golo Koe menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan lintas agama, etnis, dan generasi, sekaligus mendukung pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Festival Golo Koe sendiri pertama kali diselenggarakan pada tahun 2022, di mana Labuan Bajo sendiri saat itu masih menjadi bagian dari wilayah Keuskupan Ruteng. 

Inti kegiatan dari Festival yang menggaungkan semangat kebersamaan dan harmoni dalam keberagaman ini adalah prosesi akbar perarakan Patung Bunda Maria Assumpta Nusantara Golo Koe yang merupakan ikon utama dari Festival Golo Koe. 

Ada dua prosesi perarakan yang dilakukan, yaitu prosesi darat mengelilingi Labuan Bajo dari Gereja Stella Maris menuju Gua Maria Golo Koe dan prosesi laut, di mana Patung Bunda Maria Assumpta Nusantara Golo Koe diarak melewati Dermaga Biru, Pantai Pede, dan Waterfront Marina Labuan Bajo. 

Selain itu, Prosesi Misa dilaksanakan di kawasan Marina Waterfront, diikuti ratusan Umat Katolik, di mana prosesi ini menjadi ajang masyarakat dan pengunjung untuk dapat beribadah bersama. 

Festival Golo Koe menjadi inisiator tentang bagaimana Gereja Katolik merayakan religiusitas dalam keberagaman iman dan pengembangan pariwisata Pulau Flores yang sejalan dengan semangat ekopastoral.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya