Berita

Penandatanganan kerja sama Institut Teknologi Bandung (ITB) dan PT Kukuh Mandiri Lestari (PIK 2)/Ist

Bisnis

Kampus ITB Segera Hadir di PIK 2

SELASA, 24 JUNI 2025 | 19:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) akan segera hadir di Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2).

Hal ini sebagaimana nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara ITB dan PT Kukuh Mandiri Lestari sebagai bagian dari Agung Sedayu Group dan Salim Group yang ditandatangani Rektor ITB, Prof Tatacipta Dirgantara dan Dirut PT Kukuh Mandiri Lestari (PIK2), Letjen (Mar) (Purn) Nono Sampono di Ruang Rapim A, Gedung Rektorat ITB, Bandung, Senin, 23 Juni 2025.

Kerja sama ini menjadi momentum penting bagi ITB untuk memperluas jangkauan dan dampak pendidikan tinggi di Indonesia.
 

 
"Di ITB, kami tidak hanya membangun fisik, tapi juga ingin menjadi perguruan tinggi yang dikenal secara global dan memberikan dampak yang relevan bagi masyarakat,” ujar Prof Tatacipta dalam keterangan tertulisnya, 24 Juni 2025.

Dengan kerja sama tersebut, ITB berharap bisa lebih berkontribusi nyata dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Kerja sama ini juga disambut positif oleh Dirut PT Kukuh Mandiri Lestari, Nono Sampono. Menurutnya, MoU ini menjadi wujud kontribusi nyata sektor swasta dalam pembangunan bangsa.

"Meskipun kami berkecimpung di bidang properti, kami menyadari bahwa kesiapan SDM sangat penting. Tridarma Perguruan Tinggi memberikan banyak kontribusi, di samping pendidikan menyiapkan SDM dan adanya pengabdian serta ikut terlibat dalam pembangunan nasional. Di sinilah kolaborasi yang sangat penting, dunia usaha dan pendidikan,” jelas Nono.

Sejumlah program studi rencananya hadir di fase awal ITB PIK 2, di antaranya Sekolah Bisnis dan Manajemen, Fakultas Teknologi Kesehatan, Fakultas Kecerdasan Buatan (AI), Arsitektur Lanskap dan Perencanaan Kawasan.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

11 Juta PBI BPJS Dihapus, Strategi Politik?

Jumat, 13 Februari 2026 | 06:04

Warga Jateng Tunda Pembayaran Pajak Kendaraan

Jumat, 13 Februari 2026 | 05:34

Kepemimpinan Bobby Nasution di Sumut Gagal

Jumat, 13 Februari 2026 | 05:19

Boikot Kurma Israel

Jumat, 13 Februari 2026 | 05:09

7 Dugaan Kekerasan Berbasis Gender Ditemukan di Lokasi Pengungsian Aceh

Jumat, 13 Februari 2026 | 04:33

Pengolahan Sampah RDF Dibangun di Paser

Jumat, 13 Februari 2026 | 04:03

Begal Perampas Handphone Remaja di Palembang Didor Kakinya

Jumat, 13 Februari 2026 | 04:00

Jokowi Terus Kena Bullying Tanpa Henti

Jumat, 13 Februari 2026 | 03:34

4 Faktor Jokowi Ngotot Prabowo-Gibran Dua Periode

Jumat, 13 Februari 2026 | 03:10

Rano Gandeng Pemkab Cianjur Perkuat Ketahanan Pangan Jakarta

Jumat, 13 Februari 2026 | 03:09

Selengkapnya