Berita

Rudal Iran/Net

Global

Gelombang Rudal Iran Ganggu Suplai Listrik di Wilayah Israel

SELASA, 24 JUNI 2025 | 02:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Iran kembali menghujani Israel dengan serangan rudal pada Senin 23 Juni 2025. Kali ini rudal Iran menyasar wilayah utara dan selatan Israel. 

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan bahwa sejumlah rudal tambahan telah diluncurkan dari Iran dan mengonfirmasi bahwa sebagian berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara.

Namun, satu rudal dilaporkan jatuh dekat fasilitas strategis milik Perusahaan Listrik Israel (IEC), menyebabkan gangguan aliran listrik di sejumlah komunitas.


"Militer meminta publik untuk segera masuk ke ruang perlindungan dan tetap berada di sana sampai pemberitahuan lebih lanjut," demikian peringatan resmi IDF kepada warga, dilansir CNN International.

Berdasarkan laporan Ynet News yang mengutip keterangan militer, Iran menembakkan delapan rudal dalam empat gelombang selama satu jam. 

Meski sebagian besar rudal berhasil dicegat, satu rudal berhasil mencapai wilayah selatan Israel dan jatuh di dekat fasilitas infrastruktur strategis milik IEC, mengakibatkan pemadaman listrik skala lokal.

"Gelombang rudal dari Iran mengganggu suplai listrik ke beberapa komunitas di wilayah selatan," ujar IEC dalam pernyataan resminya. "Serangan tersebut mengenai area yang berdekatan dengan fasilitas infrastruktur strategis."

Menteri Energi Israel mengatakan, sekitar 8.000 rumah saat ini mengalami pemadaman listrik. Namun, pihaknya optimis pemulihan bisa selesai dalam waktu tiga jam.

Tim teknis dari perusahaan listrik telah dikirim ke lokasi terdampak untuk melakukan perbaikan infrastruktur dan memastikan keselamatan area, dengan bekerja sama dengan pasukan keamanan.

Sirene peringatan terdengar di berbagai wilayah di Israel utara tak lama setelah rudal terdeteksi oleh sistem radar militer. IDF mengerahkan unit darurat ke sejumlah lokasi untuk menangani temuan proyektil yang jatuh.

Juru bicara kepolisian mengatakan bahwa unit penjinak bom dan petugas keamanan dikerahkan untuk melakukan penyisiran dan verifikasi kerusakan.

"Saat ini belum ada laporan korban luka atau kerusakan parah," ujar juru bicara tersebut. 

"Namun, kami meminta masyarakat untuk tidak mendekati lokasi jatuhnya proyektil dan tetap mengikuti instruksi keamanan," sambungnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya