Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Iran Luncurkan 30 Rudal ke Israel sebagai Balasan Serangan AS

MINGGU, 22 JUNI 2025 | 17:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Iran meluncurkan lebih dari 30 rudal balistik ke wilayah Israel pada Minggu pagi, 22 Juni 2025 dalam serangan balasan langsung atas serangan udara besar-besaran yang dilakukan Amerika Serikat terhadap tiga fasilitas nuklir utama Iran, termasuk Fordo, Natanz, dan Isfahan. 

Menurut laporan Ynet News, serangan rudal Iran menyebabkan kerusakan besar di beberapa kota Israel, termasuk Tel Aviv, Haifa, dan Ness Ziona. 

Rumah sakit melaporkan sedikitnya 23 orang mengalami luka-luka, sebagian besar cedera ringan, dan beberapa lainnya dirawat karena mengalami syok. Salah satu korban dilaporkan dalam kondisi sedang dan telah dievakuasi ke rumah sakit.


Gambar dan video yang beredar secara daring memperlihatkan kerusakan parah pada bangunan, kendaraan, dan infrastruktur kota. 

Ledakan dilaporkan mengguncang wilayah pemukiman dan pusat bisnis, memicu kepanikan warga yang bergegas mencari tempat perlindungan.

Pejabat pertahanan senior Israel langsung menggelar pertemuan darurat untuk menilai situasi. Militer Israel (IDF) mengonfirmasi bahwa peluncuran rudal dari Iran terdeteksi sekitar pukul 07.30 pagi waktu setempat.

Sebagai respons atas serangan itu, Angkatan Udara Israel melanjutkan gelombang serangan balasan terhadap sejumlah target strategis di Iran. Tepat sebelum pukul 07.00 pagi, jet tempur Israel juga berhasil mencegat dua pesawat nirawak (drone) di wilayah Arava, yang diduga diluncurkan dari wilayah Iran.

Dalam operasi lain yang terpisah, Israel juga menghantam posisi militer Houthi di Yaman. Salah satu serangan disebut mengenai kepala militer Houthi saat menghadiri pertemuan qat, dan diduga mengakibatkan luka serius. 

Sementara itu, serangan udara Israel ke Lebanon selatan menargetkan posisi Hizbullah, seiring meningkatnya kewaspadaan IDF di sepanjang perbatasan utara.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi keterlibatan AS dalam perang Israel-Iran melalui akun media sosialnya, Truth Social. 

Kami berhasil menyerang tiga lokasi nuklir di Iran, termasuk Fordo, Natanz, dan Esfahan. Bom sudah dijatuhkan di Fordo dan semua pesawat sekarang sudah berada di luar wilayah udara Iran,” tulis Trump.

Media AS melaporkan bahwa enam pembom siluman B-2 menjatuhkan total 12 bom penghancur bunker di fasilitas Fordow, sementara dua bom tambahan dijatuhkan di Natanz.

Sumber intelijen Israel menyatakan bahwa serangan AS berhasil menghancurkan fasilitas pengayaan utama di Fordow. 

Di Natanz dan Isfahan, serangan lanjutan dari pasukan AS diduga menyebabkan kerusakan signifikan, termasuk terhadap material nuklir yang disimpan di lokasi bawah tanah.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya