Berita

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Riza Adha Damanik (kedua dari kiri)/RMOL

Bisnis

Kementerian UMKM Terus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

SABTU, 21 JUNI 2025 | 23:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus berupaya untuk meningkatkan produktivitas dalam rangka mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.  

Salah satu cara yang dilakukan Kementerian UMKM adalah membangun kemitraan UMKM dengan usaha besar. 

Demikian disampaikan Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Adha Damanik, dalam diskusi publik Double Check bertajuk “Lapangan Kerja, UMKM, dan Kemandirian Ekonomi Indonesia” yang digelar di Toety Heratu Museum, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 21 Juni 2025. 


"Kita ingin bangun kemitraan dengan usaha besar. Supaya ekonomi kita itu justru berkualitas. Usaha besar yang kumpul, menarik usaha mikro, kecil, dan menengah," kata Riza. 

Riza menjelaskan, dari total lapangan pekerjaan yang diserap oleh UMKM sebanyak 97 persen, sekitar 30 juta orang bekerja di sektor nonpertanian. Dari jumlah tersebut, sebanyak 99,7 persen merupakan usaha mikro; 0,24 persen usaha kecil; dan 0,05 persen usaha menengah.

Adapun usaha mikro yang mencapai 99 persen dari total UMKM memiliki tiga tantangan utama, yaitu akses pembiayaan yang sulit, akses kemitraan yang sulit, dan akses pasar yang sulit. Karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan produktivitas usaha mikro.

Menurut Riza, ada dua cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas usaha mikro, seperti mendorong klasterisasi ekonomi dan membangun kemitraan dengan usaha besar. Dengan begitu, usaha mikro dapat meningkatkan skala ekonominya dan menjadi lebih produktif.

Riza menilai, klasterisasi ekonomi dapat membantu usaha mikro untuk meningkatkan skala ekonominya. Sehingga mereka dapat menjadi lebih produktif dan berdaya saing. Selain itu, kemitraan dengan usaha besar juga dapat membantu usaha mikro untuk meningkatkan akses pasar dan pembiayaan.

Atas dasar itu, Riza berharap bahwa UMKM dapat menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Untuk itu, perlu dilakukan upaya meningkatkan produktivitas dan kualitas produk, sehingga mereka dapat bersaing di pasar global.
 
"Inilah yang menjadi prioritas kita. InsyaAllah tahun depan, kita perluas lagi ke sektor-sektor lain, ke klaster-klaster lain, dan mudah-mudahan ini bisa menjadi kekuatan ekonomi kita, motor penggerak ekonomi kita pada tahun-tahun berikutnya berujung ke pertumbuhan ekonomi di jalan pasarnya itu," pungkasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya