Berita

Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin/Ist

Nusantara

Car Free Night Berpeluang Disusupi Polusi Sosial

SABTU, 21 JUNI 2025 | 06:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemprov DKI Jakarta harus melakukan kajian yang matang sebelum menerapkan kebijakan malam bebas kendaraan bermotor atau Car Free Night (CFN).

Wacananya, Car Free Night akan digelar setiap Sabtu malam di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, mulai pukul 22.00 WIB.

“Pertama perlu kajian seberapa perlu dan manfaatnya Car Free Night ini dilakukan,” kata Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin dikutip Sabtu 21 Juni 2025.


Khoirudin mengaku khawatir, program yang dicita-citakan dapat menekan polusi udara justru menjadi tempat berkumpul para muda-mudi yang melakukan hal tak senonoh.

“Saya cenderung jangan terburu-buru. Polusi jangan dipandang fisik kualitas udara saja, tapi lebih parah jika terjadi polusi sosial,” kata Khoirudin.

Menurut dia, pengawasan dan langkah antisipasi agar Car Free Night tak menimbulkan masalah sosial perlu juga dipikirkan Pemprov DKI Jakarta.

“Kalau belum ada kajian dan antisipasi jangan gegabah dahulu. Pengawasannya harus ketat. Kalau tidak, maka akan berdampak negatif,” kata Khoirudin.

Sebab jika hanya dipasang kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) dinilai belum optimal untuk mencegah kasus kriminal maupun tindak penyimpangan sosial.

“Kalau CCTV saja, itu bisa ditutup. Saya tak ingin kejadian viral seperti di taman terulang. Sebab ini tanggung jawab pemerintah,” pungkas Khoirudin. 

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menyebut CFN direncanakan digelar setiap Sabtu malam mulai pukul 22.00 WIB dengan penambahan fasilitas seperti penerangan jalan. 

Rencana penerapan CFN masih dalam tahap pembahasan dan akan dievaluasi setelah perayaan HUT Jakarta pada 22 Juni 2025. Selama pelaksanaannya, kendaraan umum seperti Transjakarta dan ambulans tetap diperbolehkan melintas.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya