Berita

Ketua Parkir DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter/Ist

Nusantara

Setoran Boncos, Pengelola Parkir Off Street Dicurigai Tak Jujur

SABTU, 21 JUNI 2025 | 00:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pansus Parkir DPRD DKI Jakarta akan segera memanggil puluhan pengelola parkir off street menyusul melempemnya setoran duit parkir ke kas Pemprov DKI, padahal potensinya sangat besar.

Ketua Parkir DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter mengatakan, perusahaan pengelola parkir di Jakarta tersebut memperoleh rekomendasi dari Unit Pengelola Perparkiran di bawah naungan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Menurut Jupiter, pemanggilan puluhan pengelola parkir off street tersebut masih dalam rangka kelanjutan kerja Pansus Parkir DPRD DKI yang belum tuntas. 


Sehingga, kata Jupiter, pihaknya masih terus menggali potensi pajak parkir yang sangat besar.

"Potensi besar dari Pemprov DKI selalu memberikan target kecil. Ini sangat tidak masuk akal,” kata Jupiter dalam keterangannya, Jumat 20 Juni 2025.

Jupiter merujuk jumlah kendaraan yang terdaftar di Polda Metro Jaya tahun 2024 yang mencapai 24.356.669 unit. 

Jumlah itu terdiri dari berbagai jenis kendaraan, termasuk mobil pribadi, sepeda motor, bus, mobil barang, dan kendaraan khusus.

Adapun rinciannya mobil pribadi sebanyak 4.354.155 unit, sepeda motor 19.016.898 unit, bus 44.352 unit, mobil barang/angkutan 876.637 unit, dan kendaraan khusus 64.611 unit.

Asumsi pergerakan kendaraan ini ditambah kendaraan yang masuk dari wilayah penyangga Jakarta juga cukup besar menjadi penyumbang pungutan pajak parkir. 

Dari penelusuran Pansus Parkir, pajak yang diterima Pemprov DKI dari pengelola parkir off street ini sangat kecil bila dibandingkan dengan potensinya.

Karena itu, Jupiter memastikan akan melibatkan aparat penegak hukum (APH) untuk membongkar kasus besar ini. 

“Kami menduga ada kongkalikong antara pengelola parkir dan oknum pejabat di UP Parkir dan pejabat lainnya yang mengakibatkan kerugian keuangan negara. Ini jelas pidana,” kata Jupiter.

Politikus Partai Nasdem mengaku mendapatkan informasi dari pemilik gedung atas kecurigaan memanipulasi jumlah kendaraan yang parkir dan jumlah pungutan retribusinya.

"Tentu saja hal itu bisa terjadi karena pembiaran atau pengawasan dari Pemprov DKI tidak berjalan, atau bisa jadi karena sama-sama berkonspirasi antar mereka,” kata Jupiter.

Potensi pajak parkir di Jakarta mencapai Rp2,4 triliun per tahun. Namun, faktanya Pemprov DKI hanya membuat target puluhan miliar. 

“Ini aneh bin ajaib, entah apa yang terjadi di perparkiran ibukota ini,” pungkas Jupiter.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

UI Investigasi Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa

Selasa, 14 April 2026 | 16:12

Miris, Makin Banyak Perusahaan Tak Buka Lowongan Kerja

Selasa, 14 April 2026 | 16:11

Pramono Dukung Pemberantasan Premanisme di Jakarta

Selasa, 14 April 2026 | 16:03

Jemaah Haji Tak akan Terbebani Kenaikan Ongkos Penerbangan

Selasa, 14 April 2026 | 16:02

Seruan Kudeta Presiden Prabowo Ancaman Serius

Selasa, 14 April 2026 | 15:46

Israel dan Lebanon Gelar Perundingan Damai di Washington

Selasa, 14 April 2026 | 15:43

Menteri Haji Janji Antrean Tidak Dihapus meski Ada War Tiket

Selasa, 14 April 2026 | 15:36

Aboe Bakar Minta Maaf terkait Pernyataan Madura dan Narkoba

Selasa, 14 April 2026 | 15:14

Tak Masuk Akal Nasdem Gabung Gerindra

Selasa, 14 April 2026 | 15:06

China Minta Semua Pihak Menahan Diri usai AS Blokade Selat Hormuz

Selasa, 14 April 2026 | 14:52

Selengkapnya