Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin/Sekretariat Presiden RI

Global

Putin Siap Bantu Indonesia Kembangkan Teknologi Nuklir

JUMAT, 20 JUNI 2025 | 12:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan kesediaan negaranya untuk membantu Indonesia mengembangkan teknologi nuklir untuk tujuan damai. 

Komitmen tersebut disampaikan Putin dalam konferensi pers bersama Presiden RI Prabowo Subianto seusai pertemuan bilateral di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg, Kamis, 19 Juni 2025.

“Kami terbuka untuk kerja sama dengan mitra Indonesia di bidang nuklir. Kami juga berkeinginan untuk merealisasikan proyek nuklir di bidang damai, termasuk bidang kesehatan, pertanian, dan pelatihan staf,” ujar Putin.


Pernyataan ini menandai terbukanya babak baru kerja sama strategis antara Jakarta dan Moskow di sektor teknologi tinggi, khususnya dalam pemanfaatan energi nuklir untuk kepentingan non-militer. 

Rusia, melalui perusahaan-perusahaan energi dan teknologi canggihnya, dikenal memiliki pengalaman panjang dalam proyek nuklir sipil di berbagai negara.

Tak hanya di sektor nuklir, Putin juga menegaskan ketertarikan Rusia untuk memperluas kolaborasi teknologi canggih dengan Indonesia. 

“Kami berminat menambah kerja sama di bidang teknologi canggih, termasuk penggunaan luar angkasa dengan tujuan damai, smart city, dan kecerdasan buatan,” tambahnya.

Dalam bidang energi, Putin menyampaikan bahwa perusahaan-perusahaan Rusia telah aktif di pasar Indonesia dan beroperasi secara efektif. 

Salah satunya adalah kerja sama antara perusahaan minyak dan gas Rusia, Zarubezneft, dan Pertamina dalam pembangunan kilang minyak dan kompleks petrokimia di Provinsi Jawa Timur.

“Kami bersedia menambah pasokan minyak dan gas alam cair ke pasar Indonesia,” ungkapnya. 

Putin juga menyatakan kesiapan Rusia untuk terlibat dalam proyek-proyek eksplorasi energi baru di wilayah lepas pantai Indonesia serta modernisasi infrastruktur minyak guna meningkatkan produksi dari ladang-ladang tua.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya