Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Masih Dibayangi Konflik Iran-Israel, IHSG Jauhi Level 7.000

JUMAT, 20 JUNI 2025 | 10:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau masih berada di bawah level psikologis 7.000 jelang akhir pekan.

Indeks dibuka melemah ke level 6.948 pada perdagangan Jumat 20 Juni 2025 pagi. Hingga pukul 10.06 WIB, IHSG terus merosot 68,16 poin atau 1,02 persen ke level 6.879. 

Pada pembukaan awal ini total saham yang diperdagangkan sebanyak 805,59 juta saham dengan nilai transaksi mencapai Rp536,16 miliar dan ditransaksikan sebanyak 61.518 kali.


Tercatat sebanyak 244 saham merosot, 129 saham menguat dan 192 lainnya stagnan.

Dalam perdagangan hari ini, sektor energi turun 0,63 persen, sektor bahan baku turun 0,96 persen, sektor kesehatan turun 0,18 persen, sektor infrastruktur turun 0,21 persen, dan sektor keuangan turun 0,65 persen.

Selanjutnya sektor industri turun 0,34 persen, sektor properti turun 0,52 persen, sektor siklikal turun 0,82 persen dan sektor non siklikal turun 0,66 persen.
Sedangkan sektor teknologi naik 0,24 persen dan sektor transportasi naik 0,04 persen.

Pengamat pasar modal Panin Sekuritas, Reydi Octa mengatakan ketidakpastian global dan meningkatnya ketegangan geopolitik akan membuat investor cenderung menahan diri dan melakukan aksi jual, yang membuat indeks tertekan.

"Untuk ke depan masih tertekan, karena tensi geopolitik yang kian memanas dan memicu inflasi lewat lonjakan harga komoditas, juga karena saat ini kita mendekati 9 Juli, batas jatuh tempo penundaan tarif dagang Presiden Donald Trump selama 90 hari itu," kata Reydi kepada RMOL.

Jika tekanan masih berlanjut, ia memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam kisaran 6.950 hingga 6.830.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya