Berita

Ilustrasi/Net

Otomotif

Tantang Waymo dan Tesla, Amazon Siap Produksi 10.000 Robotaxi Zoox per Tahun

KAMIS, 19 JUNI 2025 | 15:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amazon umumkan rencana pembuatan 10.000 robotaxi Zoox per tahun, menandai langkah penting menuju peluncuran layanan taksi tanpa pengemudi komersial untuk menyaingi Waymo dan Tesla.

Dalam pengumumannya pada Rabu, 18 Juni 2025, Zoox menyebut saat ini mereka sedang menguji lebih dari 20 mobil robotaxi di sejumlah kota di Amerika Serikat. Layanan komersial pertama mereka akan diluncurkan tahun ini di Las Vegas, lalu menyusul di San Francisco, tempat mereka sedang memperluas wilayah operasinya.

Salah satu lokasi uji coba adalah kawasan SoMa (South of Market) di San Francisco. Zoox berharap dalam waktu dekat bisa mulai mengangkut penumpang umum.


"Perluasan wilayah operasi, ditambah dengan perkiraan lonjakan permintaan setelah layanan ini dibuka untuk umum dan ekspansi ke kota lain dalam beberapa tahun mendatang, membuat kami perlu meningkatkan jumlah produksi robotaxi," kata pihak Zoox, dikutip dari Reuters, Kamis 19 Juni 2025.

Pabrik Zoox di Hayward, California, memiliki luas sekitar 20.000 meter persegi (220.000 kaki persegi) dan mampu merakit lebih dari 10.000 mobil per tahun saat sudah beroperasi penuh. Namun, Zoox belum mengungkapkan berapa jumlah produksi awal mereka.

Zoox, yang didirikan tahun 2014, masih berusaha mengejar ketertinggalannya dari Waymo, yang sudah lima tahun lebih mengoperasikan robotaxi di Phoenix. Mereka juga akan bersaing dengan Tesla, yang berencana meluncurkan layanan robotaxi berbayarnya pada 22 Juni.

Menariknya, Zoox adalah satu-satunya perusahaan yang membuat mobil robotaxi khusus  tanpa setir, tanpa pedal gas atau rem, dan desainnya unik seperti oven roti berjalan. Mobil ini benar-benar dikendalikan penuh oleh sistem otomatis.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya