Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Dibayangi Konflik Iran-Israel, IHSG Merosot 1,41 Persen

KAMIS, 19 JUNI 2025 | 14:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat merosot hingga 1,41 persen ke level 7.007 pada perdagangan sesi I Kamis 19 Juni 2025.

Pengamat pasar modal Panin Sekuritas, Reydi Octa, menilai pergerakan IHSG hari ini tertekan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan konflik geopolitik yang meletus di Timur Tengah.

Menurutnya, indeks tertekan setelah Bank Sentral AS (The Fed) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi negara Paman Sam menjadi 1,4 persen dari sebelumnya 1,7 persen.


"Penurunan ini terjadi karena The Fed menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS untuk 2025 menjadi 1,4 persen dari sebelumnya 1,7 persen, dan untuk 2026 menjadi 1,6 persen dari 1,8 persen," kata Reydi kepada RMOL.

Selain itu, tekanan ini juga dipengaruhi oleh inflasi AS yang diperkirakan naik menjadi 3 persen dari sebelumnya 2,7 persen, yang dipengaruhi oleh kekhawatiran pasar atas perang yang meletus antara Iran-Israel.

"Meskipun The Fed masih berencana menurunkan suku bunga dua kali tahun ini, pasar tetap khawatir, terutama karena situasi geopolitik yang memanas di Timur Tengah serta Rusia dan Ukraina," lanjutnya.

Dalam perdagangan sesi I siang ini, semua sektor saham mengalami penurunan. Sektor industri basic tercatat turun paling dalam sebesar 2,47 persen, terutama karena aksi taking profit di saham ANTM, TPIA, dan BRPT. Kemudian sektor transportasi juga ikut tertekan dengan penurunan 3,10 persen.

"Kekhawatiran global membuat investor cenderung menjual saham dan menahan diri, sehingga seluruh sektor mengalami penurunan," tuturnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya