Berita

Pengamat politik Ubedilah Badrun/RMOL

Politik

Geng Solo Biang Kegaduhan Polemik Empat Pulau Aceh

RABU, 18 JUNI 2025 | 23:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menetapkan empat pulau yang sempat menjadi sengketa antara Aceh dan Sumatera Utara sebagai bagian dari wilayah Aceh diapresiasi pengamat politik Ubedilah Badrun.

Empat pulau yang dimaksud yakni Pulau Panjang, Lipan, Mangkir Gadang, dan Mangkir Ketek sebelumnya dialihkan status administratifnya oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, sebagaimana tercantum dalam Kepmendagri Nomor 100.2.2.2-2138/2025

Ubed biasa akrab disapa menyebut, keputusan Prabowo tersebut merupakan bentuk penegakan atas dokumen dan fakta sejarah yang sah. 


"Saya kira dasarnya ada. Surat dan dokumen resmi sejak tahun 1992 menunjukkan bahwa empat pulau itu milik Aceh,” ujar Ubedilah saat ditemui di kantor Formappi, Jalan Matraman, Jakarta Pusat, Rabu 18 Juni 2025.

Menurutnya, justru upaya memindahkan empat pulau ke Sumatera Utara yang dilakukan sebelumnya mengandung motif tertentu dan patut dipertanyakan.

Maka tak heran munculnya persepsi publik bahwa pengambilalihan empat pulau itu memiliki kaitan politik dengan kepentingan dinasti Presiden Joko Widodo. Khususnya karena Gubernur Sumatera Utara saat ini, Bobby Nasution, adalah menantu Presiden Jokowi.

“Kalau kemudian ‘geng Solo’ merasa gelisah dengan keputusan Prabowo yang membatalkan misi Bobby Nasution dan Tito Karnavian, artinya bahwa geng Solo memang yang membawa suasana gaduh," jelasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya