Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

OpenAI Teken Kontrak Jumbo Rp3,2 Triliun dengan Pentagon

RABU, 18 JUNI 2025 | 14:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan teknologi OpenAI menandatangani kontrak besar senilai 200 juta Dolar AS (sekitar Rp3,2 triliun) dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Dikutip dari Reuters, Rabu 18 Juni 2025, kerja sama ini diumumkan secara resmi baru-baru ini dan menyebut bahwa kontrak ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe kecerdasan buatan (AI) tingkat lanjut.
Hal ini guna mengatasi tantangan kritis dalam keamanan nasional, baik untuk keperluan militer maupun penggunaan internal pemerintah.
"Pekerjaan ini akan difokuskan di wilayah Washington dan sekitarnya, dengan target penyelesaian pada Juli 2026," ujar Pentagon, dikutip dari Reuters.


Sementara itu, OpenAI mengungkapkan bahwa pendapatan tahunannya telah menembus angka 10 miliar Dolar AS pada bulan Juni ini, mencerminkan tingginya minat dan adopsi teknologi AI secara global.

Pada Maret lalu, OpenAI juga mengumumkan rencana untuk menggalang dana hingga 40 miliar Dolar AS dalam putaran pendanaan yang dipimpin oleh SoftBank Group, dengan valuasi perusahaan mencapai 300 miliar Dolar AS. Hingga akhir Maret, OpenAI memiliki sekitar 500 juta pengguna aktif mingguan.

Sebagai informasi, Kantor Manajemen dan Anggaran Gedung Putih pada April lalu merilis panduan bagi lembaga-lembaga pemerintah untuk memastikan pemanfaatan teknologi AI secara bertanggung jawab di sektor publik. Namun, panduan tersebut tidak mencakup sistem pertahanan dan keamanan nasional.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya