Berita

Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono/Ist

Nusantara

Maluku Layak Jadi Percontohan Koperasi Desa Berbasis Nelayan

RABU, 18 JUNI 2025 | 14:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengapresiasi capaian Provinsi Maluku yang berhasil menyelesaikan pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih 100 persen.

"Ini adalah capaian penting yang patut menjadi contoh bagi daerah lain. Provinsi Maluku menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam membangun kemandirian ekonomi desa melalui koperasi," ujar Ferry saat kunjungan kerja ke Ambon, Rabu 18 Juni 2025.

Ferry menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih di Maluku akan dikembangkan secara berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem komoditas unggulan lokal, seperti pala dan cengkeh. 


Komoditas tersebut, menurutnya, harus dikelola melalui koperasi agar memberikan nilai tambah secara adil kepada petani dan nelayan, serta menghindarkan dari ketergantungan terhadap tengkulak.

"Kita ingin membangun rantai pasok yang adil, dari hulu ke hilir, melalui koperasi sebagai penggerak utama. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat desa akan meningkat secara merata dan berkelanjutan," kata Ferry.

Lebih lanjut, Ferry menekankan bahwa Kopdes Merah Putih pada sektor perikanan di Maluku akan dikembangkan sebagai percontohan nasional. Hal ini mengingat potensi kelautan Maluku yang sangat besar, serta semangat kolektif masyarakat pesisir dalam membangun koperasi.

Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Daerah akan terus bersinergi dalam membina dan mendampingi Koperasi Desa Merah Putih agar bertransformasi menjadi entitas ekonomi yang modern, profesional, dan berdaya saing.

Program ini merupakan inisiatif strategis nasional yang bertujuan membentuk koperasi di setiap desa dan kelurahan untuk mendorong pemerataan ekonomi dan kemandirian masyarakat desa. 

Melalui pendekatan gotong royong dan partisipatif, Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi tulang punggung perekonomian desa di Indonesia.



Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya