Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Suplai Minyak Mentah OPEC+ Melonjak, Harga ICP Mei jadi Susut

RABU, 18 JUNI 2025 | 13:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) pada Mei 2025 berada pada level 62,75 Dolar AS per barel.

Angka tersebut turun sebanyak 2,54 Dolar AS per barel dari ICP April yang ditetapkan 65,29 Dolar AS per barel.

Penetapan ini tercantum dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 208.K/MG.03/MEM.M/2025 tentang Harga Minyak Mentah Bulan Mei 2025 yang ditandatangani pada 10 Juni 2025. 


Dirjen Migas Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan, penurunan ICP selaras dengan penurunan harga minyak mentah utama di pasar internasional, yang disebabkan oleh kesepakatan Organization of the Petroleum Exporting Countries + (OPEC+) untuk meningkatkan suplai sebesar 410 ribu barel per hari. 

Lebih lanjut, terdapat informasi potensi OPEC+ juga akan kembali meningkatkan produksi di bulan Juli 2025 hingga 411 ribu barel per hari.

"Faktor lain yang menyebabkan penurunan harga minyak mentah bulan Mei 2025 adalah stok minyak mentah komersial Amerika Serikat (AS) di akhir Mei 2025 yang mengalami peningkatan sebesar 2,8 juta barel bila dibandingkan akhir April 2025," jelas Tri, dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Rabu 18 Juni 2025.

Untuk kawasan Asia Pasifik, penurunan harga minyak mentah selain disebabkan oleh faktor-faktor di atas, juga dipengaruhi oleh proyeksi penurunan permintaan minyak di kawasan Asia Pasifik yang berlanjut ke loading atau periode pengiriman di bulan Juli karena kilang memasuki periode turn around atau berhenti operasi sementara waktu.

Adapun rincian perkembangan harga minyak mentah utama pada Mei 2025 dibandingkan April 2025 adalah sebagai berikut:

1. Dated Brent turun sebesar 3,56 Dolar AS/barel dari 67,79 Dolar AS/barel, menjadi Dolar AS64,22/barel

2. WTI (Nymex) turun sebesar 2,03 Dolar AS/barel dari 62,96 Dolar AS/barel, menjadi 60,94 Dolar AS/barel

3. Brent (ICE) turun sebesar 2,45 Dolar AS/barel dari 66,46 Dolar AS/barel, kini menjadi 64,01 Dolar AS/barel
4. OPEC Basket turun sebesar 5,34 Dolar AS/barel dari 68,98 Dolar AS/barel, kini menjadi 63,64 Dolar AS/barel
5. Rata-rata ICP minyak mentah Indonesia turun sebesar 2,54 Dolar AS/barel dari 65,29 Dolar AS/barel, sekarang menjadi 62,75 Dolar AS/barel.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Ketika Seekor Ayam Lebih Berharga dari Nyawa Seorang Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 00:21

Disoal Kader, Pergantian Pengurus AMPI Langgar Aturan Organisasi?

Senin, 27 Juli 2026 | 00:20

Inilah Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 00:00

Program Pembangunan Prabowo Memperhatikan Aspek Keberlanjutan

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:29

Gaza for Israel Jika Kita Tetap Diam

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:20

‘API’ Jaringan Umat

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:01

Pakar Hukum: Tersangka Korupsi Bisa Ditetapkan Meski Belum Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:45

Kaesang Pilih Dapil Neraka Lawan Puan, Kejar Legitimasi atau Sensasi?

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:37

Kapitra Ampera Labeli Febrie Adriansyah Maling Gede

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:14

ICW Dapat Bocoran Timses Prabowo-Gibran Sodok Posisi Gantikan Ketua Ombudsman RI

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:50

Selengkapnya