Berita

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Ist

Politik

BUMN Didorong Rekrut Profesional, Bukan karena Teman Pejabat

RABU, 18 JUNI 2025 | 13:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi VI DPR RI Nasim Khan menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengatakan kerja perusahaan swasta lebih efisien dan modern ketimbang perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Diketahui, pernyataan itu disampaikan Prabowo Prabowo saat memberikan sambutan di acara penutupan Konferensi Internasional Infrastruktur Tahun 2025 di Jakarta Pusat, Kamis 12 Juni 2025.

Nasim berpandangan lamban dan borosnya kinerja BUMN karena struktur manajemennya terlalu didominasi elite politik yang memiliki kedekatan dengan pejabat.


Untuk itulah, Nasim menyarankan agar manajemen BUMN merekrut banyak profesional yang mempunyai kompetensi bisnis sehingga bisa tampil lebih baik.

"Supaya bisa menerapkan prinsip bisnis yang sehat, meski punya misi sosial. BUMN harus tetap menerapkan efisiensi, manajemen risiko, dan pengukuran kinerja layaknya perusahaan swasta," ujar Nasim Khan kepada wartawan, Rabu 18 Juni 2025.

Akibat direcoki unsur politik, kata Nasim, struktur organisasi dan budaya kerja di BUMN menjadi kurang dinamis atau inovatif dibanding perusahaan swasta yang kompetitif.

Di sisi lain, Nasim mendorong BUMN meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

"Semua pengeluaran harus dipublikasikan secara terbuka dan bisa diaudit secara independen. Ini bisa mengurangi korupsi dan pemborosan," tutup Nasim.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya