Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ketiga Kali, Pemblokiran TikTok Ditunda Lagi

RABU, 18 JUNI 2025 | 13:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memperpanjang batas waktu bagi TikTok untuk melepas asetnya di AS selama 90 hari ke depan.

Trump telah dua kali memberikan penangguhan dari pemberlakuan larangan yang diamanatkan Kongres terhadap TikTok yang seharusnya mulai berlaku pada bulan Januari. 

"Seperti yang telah dikatakan berkali-kali, Presiden Trump tidak ingin TikTok ditutup," kata sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Politico, Rabu 18 Juni 2025.


"Perpanjangan ini akan berlangsung selama 90 hari, yang akan digunakan Pemerintah untuk memastikan kesepakatan ini ditutup sehingga rakyat Amerika dapat terus menggunakan TikTok dengan jaminan bahwa data mereka aman dan terlindungi," ujarnya.

TikTok telah dilarang untuk didukung atau dihosting secara daring oleh perusahaan sejak 19 Januari 2025, tetapi Trump telah memberikan perpanjangan sepihak sejak ia menjabat, dengan mengatakan ia sedang menyusun kesepakatan.

Di Kongres, Partai Republik semakin frustrasi dengan perpanjangan yang berulang, tetapi masih memberi Trump ruang untuk menegosiasikan kesepakatan.

"Kami telah memilih agar hal itu dilarang, dan saya menantikan hari di mana mereka tidak dapat lagi menyebarkan isu-isu yang berbau China" kata Senator Eric Schmitt pada hari Selasa sebelum pengumuman tersebut.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya