Berita

Antara, Garuda TV, Indozone, dan On Us Asia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di Antara Heritage Center, Jakarta/Ist

Nusantara

Empat Entitas Media dan EO Jalin Kolaborasi Lintas Sektor

RABU, 18 JUNI 2025 | 09:41 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Empat entitas media dan event organizer terkemuka, Antara, Garuda TV, Indozone, dan On Us Asia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di Antara Heritage Center, Jakarta sebagai langkah awal kolaborasi strategis lintas sektor. 

Kolaborasi ini akan melahirkan program bersama dalam berbagai bentuk, seperti produksi konten edukatif dan inspiratif, liputan jurnalisme berbasis solusi, serta penyelenggaraan event berskala nasional yang melibatkan publik, khususnya generasi muda. 

Keempat pihak akan menggabungkan kekuatan mereka di bidang jurnalisme, penyiaran, digital engagement, dan aktivasi publik. 


"Sebagai kantor berita nasional, kami ingin memastikan bahwa kolaborasi ini tetap menjaga akurasi informasi dan mengangkat narasi yang mencerdaskan," kata Direktur Utama Perum LKBN Antara, Akhmad Munir dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu 18 Juni 2025.

Sementara Direktur Utama Garuda TV, Fahmi M. Anwari berkomitmen menjadi garda depan dalam penyebaran informasi lewat jaringan televisi nasional. 

"Kami percaya informasi berkualitas harus dikemas dan disampaikan dengan pendekatan yang membangun dan merangkul," kata Fahmi.

Sementara Indozone akan memperkuat sisi digital melalui konten-konten hyperlocal dan kedekatan dengan audiens muda. 

"Kami percaya bahwa anak muda punya potensi luar biasa dalam menciptakan ide-ide kreatif dan inovatif. Tak hanya di Jakarta tapi di seluruh daerah," kata Direktur Indozone Media, Riel Tasmaya.

Sementara itu, ON US Asia akan mengeksekusi gagasan ke dalam bentuk event. 

“Kolaborasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan aksi nyata yang menghadirkan multiplier effect-- mendorong perubahan yang lebih dekat, lebih terasa, dan berdampak langsung bagi masyarakat," kata COO On Us Asia,  Junior R. Kainama.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya