Berita

Contoh rumah subsidi yang dipamerkan di Plaza Semanggi, Jakarta/RMOL

Bisnis

Wacana Perkecil Rumah Subsidi Ditolak, Warga: Coba Pejabat Tinggal di Situ

SENIN, 16 JUNI 2025 | 18:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Wacana pemerintah membangun rumah subsidi superminimalis menuai kritik dari masyarakat.

Salah satunya datang dari pengunjung Lippo Mall Nusantara yang dulu dikenal sebagai Plaza Semanggi, Jakarta, yang melihat langsung contoh rumah subsidi dengan luas bangunan 14 meter persegi dan luas tanah 25 meter persegi yang dipamerkan pemerintah.

Kepada RMOL, seorang pengunjung bernama Arum menyampaikan keberatannya secara blak-blakan. Menurutnya, rumah mungil seperti itu tidak layak dijadikan tempat tinggal utama, apalagi jika sudah berkeluarga.


“Kalau buat mahasiswa mungkin masih bisa ya, tapi kalau berkeluarga? Wah, kurang banget. Kurang lahan, kurang manusiawi juga,” ujar Arum di lokasi pameran, Minggu 15 Juni 2025.

Ia menilai rumah subsidi dengan ukuran sekecil itu tidak akan mampu memenuhi kebutuhan dasar sebuah keluarga. Ruangan multifungsi yang menyatukan dapur, ruang tamu, dan tempat tidur, menurutnya, bukan solusi ideal.

“Bahaya juga sih. Masak di satu ruangan, mencuci, kulkas. Apalagi ada TV juga, kan. Elektronik semua, bahaya,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menantang pejabat pemerintah untuk mencoba tinggal di rumah subsidi tersebut sebelum memaksakan kebijakan ini kepada masyarakat.

“Coba pemerintahnya dulu aja tempatin. Setahun. Jangan kita terus (yang dijadikan kelinci percobaan). Kalau mereka kuat tinggal di situ, baru bisa bilang ini layak,” ucapnya, disambut tawa.

Senada, Anggi (26), ikut menolak rencana pemangkasan rumah subsidi tersebut. Menurut ibu rumah tangga ini, ukuran tersebut terlalu sempit untuk ditempati.

"Rumah subsidi saya luas tanah 60 meter persegi aja terasa seperti rumah keong, apalagi ini," katanya.

Wacana pengurangan ukuran rumah subsidi ini sebelumnya digaungkan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruar Sirait, sebagai salah satu upaya untuk menjangkau masyarakat berpenghasilan rendah dengan harga lebih terjangkau. 

Dalam wacana tersebut, pemerintah berencana mengecilkan rumah subsidi dari luas bangunan semula minimal 21 hingga 36 meter persegi menjadi 18 meter, bahkan hingga 14 meter.

Luas tanah pun dipangkas dari sebelumnya minimal 60 sampai 200 meter persegi menjadi 25-200 meter persegi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya