Berita

Anggota Komisi VIII DPR, Atalia Praratya/Ist

Politik

DPR Dorong UMKM Bersertifikasi Halal agar Naik Kelas

SENIN, 16 JUNI 2025 | 03:29 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Anggota Komisi VIII DPR, Atalia Praratya menegaskan pentingnya diseminasi informasi mengenai produk halal kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

Menurutnya, saat ini masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki sertifikasi halal, bahkan belum mengetahui keberadaan aplikasi SiHalal yang dikembangkan pemerintah untuk memudahkan proses pengajuan sertifikasi.

“Mereka bukan tidak mau mengurus sertifikasi halal, tapi memang belum terpapar informasi yang cukup. Di sinilah pentingnya sosialisasi seperti ini,” ujar Atalia dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Minggu, 15 Juni 2025.


Istri Ridwan Kamil ini menjelaskan, pemerintah pusat telah menyediakan program sertifikasi halal gratis untuk satu juta UMKM di seluruh Indonesia. 

Dari jumlah tersebut, lanjut dia, Jawa Barat mendapatkan alokasi sekitar 220 ribu kuota. Namun, hingga saat ini baru sekitar 7 ribu UMKM yang memanfaatkannya.

“Artinya, tantangan kita bukan hanya pada teknis pelaksanaan, tapi lebih kepada penyebaran informasi yang belum merata di kalangan pelaku usaha,” tegas dia.

Pada kesempatan itu, Atalia berharap para pelaku UMKM mendapat pemahaman menyeluruh mengenai pentingnya sertifikasi halal. Ia juga menekankan, kegiatan ini didukung oleh berbagai pihak, mulai dari pendamping halal, penyuluh, hingga organisasi seperti FKPP dan FKDT.

“Target kita, pada tahun 2026 Indonesia menjadi negara dengan jumlah produk halal terbanyak dan terbaik di dunia. Maka dari itu, kita tidak bisa hanya berdiam diri. Informasi ini harus terus disebarluaskan, agar UMKM bisa naik kelas dan bersaing secara global,” ungkap Atalia.

Tak hanya itu, politikus Golkar ini mengungkapkan, masih banyak UMKM yang belum peduli terhadap pentingnya sertifikasi halal. Bahkan, sebagian besar peserta yang hadir dalam kegiatan ini baru pertama kali mendapatkan informasi terkait produk halal.

“Banyak di antara mereka yang belum paham tentang pengemasan produk, apalagi soal izin edar seperti PIRT atau sertifikasi halal. Karena itu, kami menggandeng BPJPH agar proses ini menjadi lebih mudah dan terjangkau bagi mereka,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, masih banyak masyarakat yang mengira kehalalan hanya berlaku untuk makanan. Padahal, produk seperti kosmetik, obat-obatan, bahkan pakaian dan aksesoris juga harus diperhatikan aspek kehalalannya.

“Ke depan, saya berharap para peserta hari ini bisa menjadi agen informasi di lingkungan masing-masing. Dengan begitu, semakin banyak pelaku UMKM yang terinformasi dan terdorong untuk segera mengurus sertifikasi halal,” pungkasnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya