Berita

Petugas Polsek Lasem menunjukkan lokasi korban gantung diri. (Daryono/RMOLJateng)

Presisi

Diduga Motif Ekonomi, Seorang Pria Gantung Diri di Pagar Belakang Rumah

SENIN, 16 JUNI 2025 | 02:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

AC (35), warga Desa Gedongmulyo, Kecamatan Lasem, Rembang, sekitar pukul 05.30, Minggu pagi, 15 Juni 2025 ditemukan tewas gantung diri di pagar tembok belakang rumahnya.

Menurut keterangan saksi dan olah TKP Polsek Lasem, awalnya pada Sabtu malam, 14 Juni 2025 pukul 23.00 WIB, korban baru saja pulang bekerja dari Pama Persada Nusantara Kalimantan.

Menginjak tengah malam, AC berpamitan dengan istrinya untuk keluar rumah. Sekira pukul 05.30 Wib, mertua korban bermaksud memberikan makan kelinci di belakang rumah.


Ia langsung tersentak kaget, karena mengetahui korban sudah tergantung di pagar tembok belakang rumah, dengan menggunakan seutas kabel berwarna hitam.

Kapolres Rembang, AKBP Dhanang Bagus Anggoro melalui Kapolsek Lasem, AKP M. Safi’i Karim menjelaskan, begitu menerima laporan, pihaknya bersama petugas medis langsung ke lokasi kejadian.

“Kita mengecek kondisi korban dan menggelar olah TKP,” terang MS Karim dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Senin, 16 Juni 2025.

Ia menambahkan, berdasarkan pemeriksaan dokter Puskesmas Lasem, di tubuh korban tidak ditemukan indikasi kekerasan atau unsur penganiayaan.

Tanda-tanda yang ditemukan pada korban, menguatkan penyebab meninggalnya, karena bunuh diri.

“Murni bunuh diri, keluarga juga sudah menerimakan. Setelah pemeriksaan, jenazah kita serahkan ke keluarga, untuk dimakamkan,” ungkapnya.

Kapolsek menyebut masih proses pendalaman terkait penyebab bunuh diri.

Namun menurut pengumpulan bahan keterangan di TKP, diduga ada permasalahan keluarga yang berkaitan dengan motif ekonomi.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya