Berita

Subholding upstream Pertamina, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatatkan kinerja positif tiga tahun terakhir/Ist

Bisnis

Swasembada Energi, Produksi Migas PHE Tumbuh 5 Persen Tiga Tahun Terakhir

MINGGU, 15 JUNI 2025 | 21:26 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kinerja operasional PT Pertamina Hulu Energi (PHE) tahun 2024 tumbuh positif dengan angka produksi migas melebihi 1 juta barel setara minyak per hari atau 1.045 MBOEPD.

Sejak terbentuknya subholding upstream pada 2021, produksi migas Pertamina Hulu Energi mengalami pertumbuhan rata-rata tahunan sebesar 5 persen dalam tiga tahun terakhir. Adapun total produksi 2024, PHE menjadi kontributor 69 persen minyak nasional dan 37 persen gas nasional.

"PHE terus berkomitmen melaksanakan rencana kerja secara optimal dan terus berupaya meningkatkan produksi guna menyukseskan target swasembada energi sesuai amanat dan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia," kata Direktur Utama PHE, Chalid Said Salim, Minggu, 15 Juni 2025.


PHE juga menyelesaikan 22 pengeboran sumur eksplorasi, 821 pengeboran sumur pengembangan, 981 kegiatan workover dan 36.860 kegiatan well services atau naik dalam tiga tahun terakhir.

Secara keseluruhan, pertumbuhan rata-rata tahunan naik 27,8 persen untuk realisasi pengeboran sumur eksplorasi; 19,1 persen untuk realisasi sumur pengembangan; dan 17,3 persen realisasi sumur workover.

Selain itu, PHE juga mencatatkan laba bersih 3,12 miliar Dolar AS di tahun 2024. Perolehan laba bersih tahun 2024 meningkat 14,51 persen atau setara 395,50 juta Dolar AS dibanding periode yang sama tahun 2023 sebesar 2,73 miliar Dolar AS.

Seluruh pencapaian tersebut didukung dari seluruh entitas afiliasi PHE yaitu Regional-1 Sumatera, Regional-2 Jawa, Regional-3 Kalimantan, Regional-4 Indonesia Timur, Regional-5 Internasional, Elnusa, Badak LNG, dan Pertamina Drilling Service Indonesia. 

Dalam bidang eksplorasi, di tahun 2024 PHE mencapai total temuan sumber daya 2C sebesar 652,19 juta barel setara minyak (MMBOE). Penemuan sumber daya 2C di tahun 2024 ini tumbuh rata-rata tahunan 11,3 persen dalam tiga tahun terakhir, di mana total temuan sumber daya 2C pada tahun 2021 sebesar 486,70 MMBOE.

Pada 2024, PHE berhasil mendapatkan dua discovery besar, yakni dari struktur Tedong (TDG)-001 dengan sumber daya 2C sebesar 108,05 MMBOE dan dari struktur Padang Pancuran (PPC)-1 dengan sumber daya 2C sebesar 140,61 MMBOE.

Ini menjadi sumber daya 2C terbesar yang berhasil ditemukan Pertamina dalam 15 tahun terakhir. PHE juga mencatatkan survei Seismik 2D sepanjang 769 km dan Seismik 3D seluas 4.990 km² di tahun 2024.

VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menyebut strategi dan inovasi PHE mempertahankan dan meningkatkan produksi migas nasional.

"Di tahun 2024 PHE telah berhasil mempertahankan produksi migas di atas 1 juta barel per hari. Diharapkan angka tersebut dapat ditingkatkan guna menjaga ketahanan suplai migas untuk kebutuhan dalam negeri," jelas Fadjar.

Di bidang Environment, Social, Governance (ESG), program dekarbonisasi yang dijalankan PHE tahun 2024 berhasil memangkas emisi karbon sebesar 1.186,87 kiloton setara CO2 (KTon CO2e). Komitmen PHE dalam keberlanjutan juga mencatatkan provisional rating ESG BBB dari Lembaga rating internasional MSCI ESG.

Dalam aspek Good Corporate Governance (GCG), PHE memperoleh skor 86,29 atau kategori sangat baik tahun buku 2024.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya