Berita

Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI)/Ist

Politik

Munas HKTI X Punya Misi Perkuat Swasembada Pangan

MINGGU, 15 JUNI 2025 | 16:28 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) X bulan Juni 2025 ini.

Munas yang diagendakan digelar di Jakarta ini akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan perwakilan petani seluruh Indonesia.

"Insyaallah munas akan dibuka langsung Pak Prabowo Subianto. Melalui munas ini, HKTI berkomitmen mendukung program pemerintah mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan," kata Ketua Umum HKTI, Fadli Zon, Minggu, 15 Juni 2025.


Fadli Zon menegaskan, HKTI merupakan organisasi petani yang sudah berusia 52 tahun dan mempunyai pengalaman panjang mewadahi jutaan petani Indonesia. 

"HKTI juga menjadi bagian saat Indonesia pertama kali berhasil swasembada pangan tahun 1984. Karena itu, kita optimis swasembada pangan di bawah Pemerintahan Presiden Prabowo semakin kuat ke depan," tambahnya.

Munas X HKTI akan diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain kongres tani, tani fest, dan business matching.

"Ramah tamah dan kongres tani merupakan forum insan pertanian bersama Presiden dan para menteri di bidang pertanian, pangan, dan perdesaan. Kedua pertemuan ini membuka ruang dialog yang konstruktif antara petani dan pemerintah," tambah Sekjen HKTI, Manimbang Kahariady.

Munas X HKTI juga akan didorong untuk menghasilkan rekomendasi konkret dalam mendukung pencapaian target produksi pangan nasional dan swasembada pangan.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum HKTI, Mulyono Machmur menegaskan swasembada pangan bukan hanya tentang produksi, melainkan juga upaya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

"Petani dan pemerintah saja tidak cukup. Harus ada ruang bagi swasta, koperasi hingga jejaring pasar internasional sehingga semangat swasembada pangan menjadi gerakan bersama," demikian kata Mulyono.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya