Berita

anglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Diraja Brunei Darussalam (ABDB) Major General Haji Muhammad Haszaimi Bin Bol Hassan bersama Jenderal TNI Agus Subiyanto/Ist

Pertahanan

Kerja Sama Militer Indonesia dan Brunei Darussalam Kian Mesra

SABTU, 14 JUNI 2025 | 03:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin sidang High Level Committee (HLC) ke-5 Brunei Darussalam-Indonesia (Brunesia) ke-5 tahun 2025, bertempat di Boardroom 1 Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Jumat, 13 Juni 2025.

Dalam sambutannya di hadapan Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Diraja Brunei Darussalam (ABDB) Major General Haji Muhammad Haszaimi Bin Bol Hassan, Panglima TNI menyampaikan bahwa Indonesia dan Brunei Darussalam memiliki peran strategis dalam mengawal keamanan di kawasan. Oleh karena itu, kedua negara serumpun ini harus terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di Asia Tenggara.

Lebih lanjut disampaikan Panglima TNI bahwa sidang Brunesia HLC menjadi momentum penting bagi kerja sama militer kedua negara, selain mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan, dalam sidang ini dibahas pula peluang kerja sama militer kedua negara yang disesuaikan dengan perkembangan lingkungan strategis utamanya yang terkait dengan isu keamanan regional.


“Kerja sama kedua negara di bawah naungan Forum Brunesia HLC akan semakin meningkatkan hubungan antara kedua Angkatan Bersenjata yang semakin kokoh. Saya meyakini bahwa melalui kerja sama yang erat dan komitmen bersama, seluruh agenda sidang akan terlaksana sesuai dengan perencanaan,” jelas Agus.

“Semoga hasil sidang ini dapat memperkuat hubungan bilateral dan membawa manfaat nyata bagi kedua negara,” ungkap Panglima TNI.

Kedua Panglima Angkatan Bersenjata memberikan apresiasi atas laporan kemajuan bersama yang disampaikan oleh masing-masing sub komite bidang kerja sama yang meliputi bidang intelijen, operasi, logistik serta pendidikan dan pelatihan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya