Berita

Asap mengepul setelah ledakan di Teheran, Iran, 13 Juni 2025/AFP

Dunia

Israel Luncurkan Serangan Rising Lion, Targetkan Ilmuwan dan Pabrik Rudal Iran

JUMAT, 13 JUNI 2025 | 09:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Israel meluncurkan serangan udara ke Iran pada Kamis malam, 12 Juni 2025, dalam operasi militer yang mereka beri nama "Rising Lion". 

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengumumkan langsung serangan ini lewat video. Ia menyatakan bahwa serangan ini ditujukan ke komandan militer Iran dan pabrik rudal milik negara tersebut.

"Kita sedang berada di saat penting dalam sejarah Israel," kata Netanyahu, dikutip dari AFP, Jumat, 13 Juni 2025.


"Israel menargetkan ilmuwan Iran yang mengerjakan bom nuklir, program rudal balistiknya, dan fasilitas pengayaan uranium Nantanz, dalam operasi yang akan berlanjut selama berhari-hari," katanya.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menetapkan status darurat nasional di seluruh wilayah Israel.

"Setelah serangan awal ini, kami perkirakan Iran akan segera membalas dengan serangan rudal dan drone ke wilayah Israel, termasuk warga sipil," kata Katz.

Iran sebelumnya sudah memperingatkan bahwa mereka akan membalas jika diserang.

Dua pejabat Amerika Serikat (AS) yang tidak disebutkan namanya membenarkan bahwa serangan tersebut memang dilakukan oleh Israel. Namun, mereka menegaskan bahwa AS tidak terlibat dalam serangan itu.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, juga memperingatkan Iran agar tidak menyerang pangkalan atau pasukan Amerika sebagai balasan atas serangan Israel.

"Kami tidak ikut dalam serangan ke Iran. Prioritas kami adalah melindungi pasukan Amerika yang ada di wilayah tersebut," kata Rubio.

"Saya tegaskan: Iran tidak seharusnya menyerang kepentingan atau personel Amerika," ujarnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya