Berita

Presiden Prabowo Subianto di Gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta Pusat/Repro

Politik

Geram Koruptor Lolos di Pengadilan

Prabowo Naikkan Gaji Hakim hingga 280 Persen

KAMIS, 12 JUNI 2025 | 23:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk menaikkan gaji hakim sebesar 280 persen karena banyak koruptor yang lolos dari penegakkan hukum ketika masuk pengadilan.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam acara pengukuhan 1.451 hakim di Gedung Mahkamah Agung (MA), Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis 12 Juni 2025.

"Si koruptor, si maling, si bajingan itu begitu ke pengadilan lolos," ujar Prabowo.


Ketua Umum Partai Gerindra itu sempat berkelakar tentang kewenangan presiden dalam hal kebijakan penganggaran, termasuk menentukan kenaikan gaji aparatur negara yang dalam hal ini penegak hukum.

"Enaknya jadi presiden itu tinggal perintah-perintah saja, yang pusing menteri-menteri, terutama Menteri Keuangan. Saya minta dinaikkan, (dan Menkeu) datang ke saya (memberitahukan kenaikannya) segini Pak. Kurang," kata Prabowo disambut gelak tawa dan tepuk tangan hadirin.

"Kalau perlu, anggaran lain saya kurangi. Di sini ada Panglima TNI dan ada Kapolri, kalau perlu anggaran TNI dan Polri saya kurangi," sambungnya.

Menurut Prabowo, proses penegakkan hukum akan percuma apabila pada akhirnya tersangka bisa lolos di meja persidangan.

"Kasihan ini anak buahmu Kapolri. Jadi kita butuh hakim-hakim yang benar-benar tidak bisa digoyahkan, tidak bisa dibeli," tegas Prabowo.

Putra Begawan Ekonomi Soemitro Djojohadikusomo itu memastikan, ketika terpilih dan menjalankan tugas sebagai Presiden ke-8 RI, hak pertama yang dicek adalah mengenai kesejahteraan hakim.

"Begitu saya jadi presiden, saya kaget, tanya gimana kondisi hakim. Para hakim sudah 18 tahun tidak menerima kenaikan, padahal hakim-hakim menangani perkara triliunan," ungkap Prabowo.

"Saya dapat laporan ada hakim yang masih kontrak, enggak punya rumah dinas dan sebagainya. Perumahan sudah kita tertibkan, mudah-mudahan segera akan dilaksanakan besar-besaran melakukan pembangunan perumahan, dan gaji saya kira saya langsung aja ya," urai Prabowo disambut tepuk tangan lagi.

Oleh karena itu, di momen pelantikan ribuan hakim ini, Prabowo mengumumkan keputusannya untuk menaikkan gaji hakim secara merata, namun disesuaikan dengan golongannya masing-masing.

"Saya, Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia ke-8, hari ini mengumumkan bahwa gaji-gaji hakim akan dinaikkan demi kesejahteraan para hakim, dengan tingkat kenaikan bervariasi sesuai golongan. Di mana, kenaikan yang tertinggi mencapai 280 persen dan golongan yang naik tertinggi adalah golongan yang paling junior paling bawah," kata Prabowo.

"Tapi semua hakim akan naik secara signifikan. Dan saya monitor terus dan semua pegawai lain sabar, sabar. Saya sudah lihat angka-angkanya. Negara kita kuat, negara kita Makmur, negara kita kaya. Yang penting kekayaan itu harus kita jaga harus kita kelola sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat Indonesia," demikian Prabowo.


Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya