Berita

Ilustrasi/Ist

Politik

PDIP Diprediksi Dapat Jatah Tiga Menteri dan Wamen dari Prabowo

RABU, 11 JUNI 2025 | 18:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keputusan bergabungnya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke dalam kabinet Presiden Prabowo Subianto sangat bergantung pada aspirasi rakyat.

“Masuk atau enggaknya PDI Perjuangan ke pemerintahan, ya tergantung rakyat. Soalnya, Prabowo kelihatannya benar-benar dengerin suara rakyat,” ujar analis komunikasi politik Hendri Satrio kepada redaksi, Rabu, 11 Juni 2025.

Ia mencontohkan pernyataan tegas Prabowo yang akan menindak menteri atau pejabat yang tidak serius bekerja untuk rakyat. Hal ini, menunjukkan komitmen Prabowo dalam mengutamakan kepentingan rakyat.


Meski demikian, sosok yang akrab disapa Hensat itu memprediksi partai berlambang banteng moncong putih itu kemungkinan besar akan bergabung dalam kabinet.

“Kalau ditanya soal jatah, PDIP sepertinya bisa dapat tiga menteri sama tiga wakil menteri. Kenapa tiga menteri dan tiga wakil menteri? Bisa jadi karena PDI Perjuangan bernomor urut tiga pada pemilu kemarin," seloroh Hensat.

Dia menegaskan, kehadiran PDIP dalam kabinet dapat memperkuat stabilitas politik pemerintahan Prabowo. PDIP dinilai juga tidak akan rugi jika memilih berada di luar pemerintahan.

"Kalau enggak masuk pun tidak apa-apa bagi PDIP karena juga enggak diambil kenikmatannya oleh Prabowo sampai sekarang, contoh Puan Maharani yang sampai saat ini menjabat sebagai Ketua DPR RI," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya