Berita

Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)/Repro

Politik

Bangga Prabowo Kembangkan Unhan, SBY: Ini Legacy Beliau

RABU, 11 JUNI 2025 | 16:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan rasa bangganya terhadap Presiden Prabowo Subianto atas pengembangan gedung kampus di Universitas Pertahanan (Unhan). 

Hal itu dia ungkapkan saat menghadiri peresmian gedung baru Kampus Bhineka Tunggal Ika Universitas Pertahanan di Kawasan IPSC, Sentul, Bogor, Rabu, 11 Juni 2025.

Dalam sambutannya, SBY mengaku mendapat kehormatan dari Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan sepatah dua patah kata di acara tersebut. 


Sebagai tokoh yang turut menggagas pendirian Unhan 15 tahun lalu, SBY menyampaikan apresiasi mendalam terhadap keberlanjutan pembangunan kampus tersebut.

Menurutnya peresmian gedung kampus baru Unhan merupakan legacy yang ditorehkan Prabowo selama menjadi Presiden.

"Ungkapan kami adalah terima kasih Bapak Presiden. Kami bangga, kami bersyukur karena Bapak Presiden Prabowo mengembangkan kampus dan universitas ini hingga ke keadaan yang sangat membanggakan. Ini sejarah, ini legacy beliau," ujar SBY dengan penuh penghargaan.

Lebih lanjut, SBY menegaskan bahwa pengembangan Unhan merupakan langkah strategis di tengah dunia yang semakin kompleks dan penuh tantangan. 

Ia sepenuhnya mendukung visi Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya lembaga pendidikan pertahanan dalam menjawab dinamika global.

"Saya 100 persen setuju bahwa pengembangan Universitas Pertahanan ini dikaitkan dengan perkembangan dunia yang penuh dengan tantangan dan ancaman baru, yang penuh dengan gejolak, disorder, chaos, dan banyak hal,"tuturnya. 

"Maka universitas ini adalah salah satu jawaban, salah satu solusi agar Indonesia tidak tertinggal dan bisa do something untuk dunia kita yang terus berubah," tegasnya.

SBY juga optimistis bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo, Unhan akan melahirkan generasi baru patriot bangsa, sekaligus para pemikir dan ahli strategi yang mampu menjawab tantangan geopolitik, perdamaian, keamanan, ekonomi global, hingga perubahan iklim.

"InsyaAllah, sekali lagi Indonesia menjadi bagian dari solusi dan punya andil untuk menjaga ketertiban dunia sesuai dengan amanah konstitusi," tandas SBY.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya