Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

ChatGPT Makin Populer, Pendapatan OpenAI Tembus Rp160 Triliun

SELASA, 10 JUNI 2025 | 14:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pendapatan tahunan OpenAI, perusahaan pengembang teknologi kecerdasan buatan (AI), melonjak hingga 10 miliar Dolar AS (sekitar Rp160 triliun) pada Juni 2025.

Kenaikan ini terjadi karena semakin banyak orang dan perusahaan yang memanfaatkan ChatGPT, produk AI buatan perusahaan yang sangat populer. Sebagai acuan, pada Desember 2024, pendapatan tahunan mereka masih sekitar 5,5 miliar Dolar AS.

Dengan pertumbuhan pesat ini, OpenAI berada di jalur yang tepat untuk mencapai target pendapatan sebesar 12,7 miliar Dolar AS pada akhir 2025, target yang sebelumnya sudah mereka sampaikan kepada para investor.


"Angka 10 miliar Dolar ini belum termasuk pendapatan dari lisensi Microsoft (mitra dan investor besar OpenAI), serta transaksi besar satu kali," kata juru bicara OpenAI, dikutip dari Reuters, Selasa 10 Juni 2025.

Tahun lalu, OpenAI sempat mengalami kerugian hingga 5 miliar Dolar AS. Karena itu, pencapaian ini menunjukkan seberapa cepat dan besar pertumbuhan OpenAI, terutama jika dibandingkan dengan para pesaingnya yang juga sedang menikmati tren naiknya penggunaan teknologi AI.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya