Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Dolar Lemah saat China-AS Bertemu, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

SELASA, 10 JUNI 2025 | 07:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam beberapa minggu pada hari Senin, 9 Juni 2025, didorong melemahnya nilai tukar dolar AS dan harapan investor terhadap pembicaraan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China di London.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 57 sen atau sekitar 0,9 persen menjadi 67,04 Dolar AS per barel. Selama sesi perdagangan hari itu, harga sempat menyentuh 67,12 Dolar AS, tertinggi sejak 28 April.

Sementara itu, minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) naik 71 sen atau sekitar 1,1 persen menjadi 65,29 Dolar AS per barel. Angka ini juga merupakan yang tertinggi sejak awal April.


Pelemahan nilai dolar AS menjadi salah satu faktor pendorong. Indeks dolar turun 0,3 persen, sehingga minyak—yang dihargai dalam dolar—menjadi lebih murah bagi negara lain, dan ini meningkatkan permintaan.

Minggu lalu, harga minyak Brent naik 4 persen dan WTI naik 6,2 persen. Kenaikan ini dipicu oleh optimisme investor terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan dagang antara AS dan China, yang bisa memperbaiki kondisi ekonomi global.

Namun, para analis memperingatkan bahwa kenaikan harga ini mungkin hanya bersifat sementara. 

“Sebagian besar kenaikan ini didorong oleh faktor teknis. Jika tidak ada berita positif baru, harga bisa kembali turun,” tulis analis dari perusahaan riset energi Ritterbusch and Associates.

Saat ini, perhatian pasar tertuju pada pembicaraan dagang AS-China di London. Jika kedua negara bisa mencapai kesepakatan, itu akan memberikan dorongan bagi perekonomian dunia dan meningkatkan permintaan energi, termasuk minyak.

“Pertemuan pada hari Senin bisa mengimbangi dampak negatif dari data ekonomi China yang akan dirilis,” kata analis pasar dari IG, Tony Sycamore.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya