Berita

Ketua LBH Badan Pejuang Demokrasi Cirebon, Faozan (kiri) saat menjenguk siswi yang berusaha bunuh diri/Ist

Nusantara

Siswi di Jabar Tenggak Cairan Pembersih Lantai Gegara Depresi

SENIN, 09 JUNI 2025 | 21:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Seorang siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat harus terbaring di salah satu rumah sakit ternama di Kota Cirebon atas percobaan bunuh diri.

Ketua LBH Badan Pejuang Demokrasi Cirebon, Faozan mengungkapkan, seorang siswi berusia 17 tahun yang tidak diungkap identitasnya itu berusaha bunuh diri dengan menenggak cairan pembersih lantai. Siswi tersebut diduga depresi setelah tidak bisa melanjutkan sekolah dan tidak mampu membayar uang sewa kos.

“Bunga (bukan nama sebenarnya) ini minum racun karena putus sekolah, tidak punya uang untuk bayar kamar kos,” kata Faozan diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Senin, 9 Juni 2025.


Faozan mengungkapkan, korban pada tahun 2024 bersekolah di SMAN di Kabupaten Cirebon. Namun siswi tersebut sempat mencoba bekerja menjadi pelayan dan penjaga serta tinggal di salah toko buah di Pasar Kalitanjung Kota Cirebon dengan upah harian Rp20 ribu.

“Dia putus asa dan mencoba bunuh diri pada tanggal 6 Juni atau Jumat malam sekitar pukul 23.30 WIB dengan cara meminum racun namun tertolong oleh temannya yang datang ke toko,” ujarnya.

Faozan mengingatkan, kejadian tersebut harus menjadi perhatian bersama, di mana amanat pembukaan UUD 45 menyatakan mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah.

“Bupati, gubernur, dan presiden, jangan sampai karena kemiskinan ada Bunga-Bunga lain yang tidak dapat melanjutkan belajar di sekolah,” ujarnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya