Berita

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka/Istimewa

Politik

Gibran Bisa Lolos dari Pemakzulan

SENIN, 09 JUNI 2025 | 18:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Proses pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sangat panjang dan melalui tahapan konstitusional yang ketat.

Oleh karena itu, analis komunikasi politik, Hendri Satrio alias Hensat menyebut, meski DPR menerima usulan pemakzulan, prosesnya tidak bisa langsung diputuskan.

“Kalaupun DPR setuju, usulan itu harus dilempar dulu ke Mahkamah Konstitusi. Kemudian dari MK dibalikin lagi ke DPR. Jadi perjalanannya jauh,” ujar Hensat lewat kanal YouTube pribadinya, Senin 9 Juni 2025.


Menanggapi dinamika di parlemen, Hensat menilai Gibran memang tidak memiliki kekuatan politik secara langsung di DPR karena bukan berasal dari partai politik. 

Namun, Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu menekankan bahwa kekuatan Gibran justru datang dari jejaring politik ayahnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi.

“Gibran itu enggak punya kekuatan matematika di DPR. Tapi banyak teman-teman bapaknya yang jadi ketua umum partai politik. Ada Zulhas, ada Bahlil, Presiden Prabowo juga teman bapaknya,” jelas Hensat.

Ia juga menyebut beberapa tokoh partai lainnya seperti Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh sebagai sahabat politik Jokowi.

“AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) teman bapaknya bukan sih? Tapi kalau bapaknya AHY, teman bapaknya Gibran tuh,” seloroh Hensat.

Menurut Hensat, pengaruh Jokowi masih sangat kuat di parlemen, dan hal itu berpengaruh besar terhadap posisi Gibran. 

"Yang main bapaknya dari dulu. Udah buka-bukaan aja,” pungkas dosen Ilmu Politik Universitas Paramadina itu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya