Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Pasar Tunggu Hasil Perundingan Dagang, Greenback Bergerak Stabil

SENIN, 09 JUNI 2025 | 10:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Nilai mata uang Dolar Amerika Serikat (AS)  bergerak stabil terhadap seluruh mata uang utama setelah antusiasme pasar atas laporan ketenagakerjaan AS yang positif, mulai mereda. 

Dikutip dari Reuters, Indeks Dolar AS, yang mengukur kinerja dolar terhadap enam mata uang lainnya, berada di level 99 pada Senin pagi 9 Juni 2025, memangkas kenaikan dari sesi sebelumnya karena investor bersiap menghadapi minggu yang sibuk dengan data ekonomi utama dan perkembangan perdagangan.

Imbal hasil US Treasury 10 tahun tidak banyak berubah di awal perdagangan Asia, setelah melonjak lebih dari 10 basis poin pada Jumat lalu.


Trader mulai berhati-hati menjelang perundingan dagang krusial antara AS dan China yang akan berlangsung di London hari ini.

Yen Jepang menguat 0,10 persen menjadi 144,750 per Dolar AS, setelah data menunjukkan ekonomi Jepang menyusut lebih lambat dari perkiraan pada kuartal pertama. 

Franc Swiss stabil di 0,8221 per Dolar AS. Euro tercatat datar di 1,1399 Dolar AS, dan Poundsterling berada di level 1,3535 Dolar AS..

Dolar Selandia Baru terakhir dibeli di 0,6020 Dolar AS. Dolar Australia naik tipis 0,1 persen menjadi 0,65 Dolar AS dalam volume perdagangan ringan karena pasar Australia tutup untuk libur nasional.

Yuan offshore China terakhir diperdagangkan di 7,187 per Dolar AS menjelang rilis data inflasi dan perdagangan dari Beijing.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya