Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Pakai Tameng PSI demi Menghindari Konflik Internal PPP

MINGGU, 08 JUNI 2025 | 22:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) yang menolak diseret dalam bursa pemilihan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) punya tujuan jelas.

Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno memandang, Jokowi ingin menghindari konflik yang terjadi di internal PPP setelah gagal lolos parlemen di Pemilu 2024.

"Jokowi tidak mau terlibat dalam pusaran dinamika yang sampai hari ini di PPP sendiri masih terbelah, kira-kira siapa yang harus menjadi ketua umum partainya," kata Adi dikutip pada Minggu, 8 Juni 2025.


Dari sisi kedekatan, Jokowi juga lebih cenderung merapat ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kini dikomandoi sang anak, Kaesang Pangarep ketimbang PPP.

Meski belum menyatakan secara resmi akan bergabung atau menjadi ketua umum PSI, Jokowi dinilai lebih identik dengan partai tersebut.

“PSI hari ini adalah personifikasi politik dari Jokowi,” jelasnya.

Di sisi lain, sikap Jokowi yang lebih nyaman berbicara tentang PSI menjadi sinyal presiden Indonesia dua periode ini ingin mengakhiri spekulasi liar yang selama ini berkembang.

“Ini untuk mengamputasi spekulasi liar bahwa Jokowi punya atensi dan dikait-kaitkan menjadi Ketua Umum PPP,” pungkasnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya