Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka/YouTube

Politik

Ketua MK Pertama: Masih Yakin Pemakzulan Terjadi?

MINGGU, 08 JUNI 2025 | 22:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) pertama, Jimly Asshiddiqie menilai bahwa wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak realistis dilakukan. 

"Apa tidak cukup untuk yakinkan pemakzulan tidak mungkin terjadi?" kata Jimly dikutip redaksi melalui akun X miliknya, Minggu, 8 Juni 2025.

Alih-alih mendukung wacana pemakzulan, Jimly justru mengajak publik mengalihkan perhatian untuk mengawasi jalannya pemerintahan saat ini.


"Lebih baik perhatian dan kemarahan diarahkan untuk awasi kinerja pemerintah sekarang dan persiapan untuk Pilpres 2029 agar pengalaman pahit 2024 jangan terulang," jelasnya.

Jimly menekankan pentingnya langkah korektif melalui perbaikan sistem politik dan pemilu, bukan terjebak pada proses hukum atau politik yang sulit diwujudkan secara konstitusional.

"Lebih penting antisipasi untuk perbaikan sistem ke depan," pungkasnya.

Pernyataan Jimly disampaikan di tengah desakan Forum Purnawirawan TNI kepada DPR, MPR, dan DPD untuk memproses pemakzulan Gibran. 

Desakan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang dikirimkan ke lembaga-lembaga tersebut beberapa waktu lalu, menyusul kontroversi pencalonan Gibran sebagai cawapres yang dinilai sarat pelanggaran etik dan manipulasi hukum.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya