Berita

Miguel Uribe Turbay/Net

Dunia

Capres Kolombia Miguel Uribe Turbay Ditembak dan Terluka Parah

MINGGU, 08 JUNI 2025 | 09:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dunia politik Kolombia diguncang oleh serangan mengejutkan terhadap kandidat presiden Miguel Uribe Turbay, yang ditembak dan terluka parah saat menghadiri acara kampanye di distrik Fontibon, Bogota, pada Sabtu, 7 Juni 2025 waktu setempat.

Menurut laporan AFP, Uribe yang saat ini menjabat sebagai senator dan mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilu 2026, berada dalam kondisi kritis setelah ditembak di bagian kepala atau punggung. 

Ia segera dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans, di tengah kerumunan warga yang panik menyaksikan insiden tersebut.


Video yang beredar luas di media sosial menunjukkan saat-saat mengerikan ketika Uribe ditembak saat berbicara di hadapan massa. 

Darah tampak mengalir di bagian depan kendaraan, sementara seorang pria yang diduga pelaku terlihat ditahan oleh aparat penegak hukum di lokasi kejadian.

"Senator Uribe tengah menjalani perawatan darurat. Kami berdoa untuk keselamatannya dan menyerukan ketenangan kepada publik," ujar Wali Kota Bogota, Carlos Fernando Galán. 

Pemerintah Kolombia dengan cepat mengeluarkan kecaman keras terhadap serangan tersebut. 

“Pemerintah Nasional dengan tegas dan keras menolak serangan yang telah menewaskan Senator Republik, Miguel Uribe Turbay, dalam beberapa jam terakhir,” demikian pernyataan dari kantor kepresidenan, meskipun belum ada konfirmasi resmi bahwa Uribe telah meninggal dunia.

Menteri Pertahanan Pedro Sanchez menyampaikan bahwa seorang tersangka telah ditangkap di tempat kejadian dan penyelidikan tengah berlangsung untuk memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat dalam upaya pembunuhan tersebut. 

“Kami masih mendalami motif di balik penembakan ini. Saya telah mengunjungi rumah sakit tempat Uribe dirawat dan kami terus memantau kondisinya,” ujar Sanchez kepada pers.

Partai Uribe, Centro Democrático (Pusat Demokratik), menyebut insiden itu sebagai tindakan kekerasan yang tidak dapat diterima dan menuntut penyelidikan penuh serta jaminan keamanan bagi para tokoh politik menjelang pemilu.

Presiden Kolombia saat ini, Gustavo Petro, dari kubu kiri, menyampaikan simpatinya kepada keluarga Uribe melalui unggahan di X (sebelumnya Twitter). 

“Saya tidak tahu bagaimana cara meringankan rasa sakit Anda. Itu adalah rasa sakit karena kehilangan seorang ibu, dan karena kehilangan tanah air,” tulis Petro, merujuk pada sejarah pribadi tragis Uribe yang ibunya, jurnalis Diana Turbay, diculik dan dibunuh oleh kartel Medellin pada tahun 1991.

Miguel Uribe Turbay, 39, adalah cucu dari mantan Presiden Kolombia Julio César Turbay Ayala (1978–1982). Karier politiknya dikenal vokal dalam isu-isu keamanan dan penegakan hukum, serta kritik terhadap pemerintahan Petro.

Insiden ini menambah ketegangan dalam situasi politik Kolombia yang masih dibayangi konflik bersenjata dan kekerasan politik. Aparat keamanan kini meningkatkan pengamanan terhadap tokoh-tokoh publik menjelang tahapan kampanye resmi pemilu.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya