Berita

Toilet di ujung Rata Street, Waipapakauri, Selandia Baru/Net

Dunia

Pria di Selandia Baru Jual Toilet Seharga Rp2,9 Miliar

SABTU, 07 JUNI 2025 | 10:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang pria di Selandia Baru menjual bangunan kecil berupa toilet seharga 273.000 Dolar Australia  atau sekitar Rp2,9 miliar.

Bangunan tersebut nampak sederhana sepert toilet pada umumnya di wilayah itu. Namun, yang membuat harganya mahal adalah luas tanah tempat toilet tersebut dibangun, yaitu sekitar seperempat hektar (911 meter persegi). Lokasinya cukup strategis, yaitu di Pantai Ninety Mile, pantai indah di bagian utara Selandia Baru. 

Pantai Ninety Mile memiliki jalan raya alami sepanjang 88 kilometer yang bisa dilalui kendaraan.


Dikutip dari situs Domain, bangunan itu telah iiklankan untuk dijual. Dalam keterangan iklan, disebutkan bangunan tersebut memiliki toilet siram, tangki air, dan sistem pembuangan limbah. Tapi, bangunan tersebut  sudah dialiri listrik dan menghadap ke utara, yang dianggap posisi yang bagus.

Lokasi bangunan tepatnya berada di Rata Street, Waipapakauri, sebuah desa kecil di Pulau Utara yang terkenal dengan pantai, memancing, dan kerang tuatua. Penduduknya hanya sekitar 225 orang. 

Agen properti Carla Yates mengatakan bahwa pemilik awalnya ingin membangun rumah di tanah itu, tapi mengubah rencana dan memutuskan untuk menjualnya. Pemiliknya tinggal di daerah Ahipara, tidak jauh dari lokasi.

Menurut Yates, tanah ini cocok bagi orang yang ingin punya tempat tinggal yang tenang di dekat pantai, atau ingin punya rumah liburan dengan pemandangan laut.

"Properti ini  siap dijual!"  kata iklan penjualannya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya