Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Nonfarm Payrolls AS di Bulan Mei Naik 139 Ribu

SABTU, 07 JUNI 2025 | 07:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

 Data pekerja nonpertanian AS meningkat sebesar 139 ribu pada Mei 2025. Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja AS pada Jumat 6 Juni 2025, angka ini naik dari perkiraan pasar sebesar 130 ribu.

Perincian lain dari laporan menunjukkan bahwa Tingkat Pengangguran tetap stabil di 4,2 persen seperti yang diperkirakan, sementara Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja turun sedikit menjadi 62,4 persen dari 62,6 persen. 

Inflasi upah tahunan, yang diukur dengan perubahan Pendapatan Rata-Rata Per Jam, tetap tidak berubah di 3,9 persen, melampaui perkiraan pasar sebesar 3,7 persen.


Ketenagakerjaan terus meningkat di sektor kesehatan (62 ribu), terutama rumah sakit (30 ribu), layanan kesehatan ambulans (29 ribu); hiburan dan perhotelan (48 ribu), layanan makanan dan minuman (30 ribu); serta bantuan sosial (16 ribu). 

Di sisi lain, pemerintah federal terus kehilangan pekerjaan pada bulan Mei, turun 22 ribu dan telah turun sebanyak 59 ribu sejak Januari. 

Ketenagakerjaan di sektor manufaktur turun sebesar 8 ribu. Sementara itu, angka gaji bulan Maret dan April direvisi ke bawah. Dengan revisi ini, ketenagakerjaan dalam dua bulan tersebut dikombinasikan 95 ribu lebih rendah dari yang sebelumnya dilaporkan.

Data Tenaga Kerja AS yang solid ini memperkuat sentimen The Fed masih akan mempertahankan suku bunga tidak berubah.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya