Berita

Kebersamaan Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

PDIP Bakal Komit jika Gabung Koalisi Pemerintahan Prabowo, Tapi….

JUMAT, 06 JUNI 2025 | 15:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

PDIP dinilai akan menunjukkan komitmen penuh jika memutuskan bergabung dalam koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, PDIP selama ini dikenal sebagai partai yang loyal dalam setiap koalisi yang diikutinya. 

“Kalau PDIP masuk koalisi, tampaknya akan komit. PDIP selama ini dikenal partai yang loyal bila berkoalisi,” ujarnya kepada RMOL, Jumat, 6 Juni 2025. 


Jamiluddin menambahkan, PDIP cenderung tidak bersikap ambigu dan akan sepenuhnya mendukung jalannya pemerintahan jika menjadi bagian dari koalisi. 

“Karena itu, PDIP bila berkoalisi selalu sepenuh hati. PDIP tidak akan berdiri di dua kaki,” tegasnya.

Meski begitu, Jamiluddin mengingatkan pentingnya keberadaan partai oposisi demi menjaga keseimbangan dalam sistem demokrasi. Menurutnya, PDIP sebaiknya tetap berada di luar pemerintahan agar fungsi pengawasan di parlemen tetap berjalan.

“Demi tegaknya demokrasi, sebaiknya PDIP tetap berada di luar pemerintahan. Hal itu diperlukan agar DPR RI tidak mandul sama sekal,” tuturnya.

Jamiluddin berharap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tetap konsisten dalam menjaga demokrasi di Indonesia. 

“Jadi, demi demokrasi, PDIP perlu di luar pemerintahan. Semoga Megawati tetap komit menjaga demokrasi di Tanah Air. Hanya dengan begitu akan tetap ada partai di luar pemerintahan yang betperan sebagai pengawas eksekutif,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya