Berita

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama Pemerintah Kota Balikpapan menggelar Pembinaan Ideologi Pancasila bagi Pelajar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Kalimantan Timur, Rabu, 4 Juni 2025/Ist

Politik

Pancasila dan Proklamasi Mukjizat Politik Bagi Bangsa Indonesia

KAMIS, 05 JUNI 2025 | 16:48 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila dan komitmen untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama Pemerintah Kota Balikpapan menggelar Pembinaan Ideologi Pancasila bagi Pelajar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Kalimantan Timur, Rabu, 4 Juni 2025.

Acara yang bertajuk ‘Pembumian Nilai-Nilai Pancasila bagi Generasi Muda sebagai Dasar dan Pondasi Membangun Bangsa Indonesia Demi Mewujudkan Indonesia Raya’ ini menjadi momentum penting untuk memperkuat karakter pelajar melalui pemahaman yang utuh terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai panduan hidup berbangsa dan bernegara.

Dalam sambutannya, Kepala BPIP, Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar teks konstitusional, melainkan mukjizat politik yang lahir dari sejarah panjang perjuangan bangsa.


“Sumpah Pemuda, Indonesia Raya, Pancasila, dan Proklamasi adalah empat mukjizat politik yang tak ditemukan di bangsa manapun,” ujar Yudian.

Ia menyoroti betapa bangsa Indonesia berhasil memproklamasikan kemerdekaannya hanya dalam waktu 50 detik, tanpa teknologi militer, namun mampu menyatukan lebih dari 57 wilayah dalam satu negara Indonesia.

Yudian juga mengajak pelajar untuk bangga dengan kekayaan Indonesia.

“Kalau Nabi Musa punya 12 mata air, Kalimantan punya ratusan. Sungainya lebih besar dari Sungai Nil. Bangsa ini dikasihi Tuhan. Kita adalah bangsa pewaris kekayaan agraris dan maritim yang luar biasa,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa siapa pun yang lahir di Indonesia adalah calon presiden.

“Pancasila dan UUD 1945 memberikan jaminan konstitusional atas kebebasan bermimpi dan berjuang. Tak peduli dari mana kamu berasal, semua punya kesempatan yang sama,” ungkapnya.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M., menekankan bahwa membumikan Pancasila adalah tanggung jawab bersama semua elemen bangsa, terutama generasi muda.

“Menyongsong 100 tahun Indonesia Merdeka, kita butuh anak-anak muda yang bukan cuma hafal Pancasila, tapi menjalankannya,” tegasnya.

“Ketika nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup dalam keseharian pelajar, Indonesia Raya bukan lagi sekadar cita-cita, melainkan kenyataan yang sedang dibangun,” tambahnya.

Sebagai kota yang menjadi pintu gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan diharapkan menjadi contoh. “Pancasila harus tercermin dalam pergaulan, cara belajar, cara bicara, dan cara menghargai perbedaan. Inilah yang akan menjadikan Balikpapan sebagai kota global yang berjiwa Pancasila”, ungkap Bagus.

Melengkapi pesan-pesan kebangsaan, Deputi Bidang Hubungan Antarlembaga, Sosialisasi dan Jaringan BPIP, Ir. Prakoso, M.M., mengajak peserta untuk menghayati makna lagu Indonesia Raya lebih dalam.

“Stanza pertama bicara tentang persatuan, kedua tentang kesejahteraan, dan ketiga tentang negara yang abadi. Itu bukan sekadar lirik, itu visi kita sebagai bangsa,” ungkapnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya