Berita

Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono/Net

Politik

Wamenkop Target Akhir Juni Seluruh Kopdes Merah Putih Berbadan Hukum

RABU, 04 JUNI 2025 | 22:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Setiap daerah perlu membentuk posko bersama dalam rangka mengakselerasi proses penerbitan badan hukum Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Melalui posko tersebut, nantinya akan dioptimalkan peran masing-masing Kementerian dan Lembaga (K/L) serta pemerintah daerah untuk penanganan masalah yang dihadapi setiap desa dalam upaya mendapatkan legalitas badan hukum koperasi. 

Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono menargetkan seluruh koperasi di Indonesia dapat diselesaikan akhir Juni 2025. 


"Akselerasi penerbitan badan hukum koperasi butuh dukungan Kemendagri menginstruksikan perangkat di wilayah untuk membentuk posko supaya dokumen permohonan badan hukum segera di-upload pada sistem (Sistem Administrasi Badan Hukum/ SABH)," kata Ferry saat memimpin ratas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu, 4 Juni 2025.

Melalui sinergi dan kolaborasi antar Kementerian/Lembaga dan Satgas Nasional diharapkan target badan hukum 2.000 sampai 2.500 unit koperasi per hari bisa terwujud.

Dengan begitu, akhir Juni 2025 seluruh Kopdes Merah Putih bakal memiliki legalitas resmi dari pemerintah.

"Sehingga sesuai arahan dari Ketua Satgas Nasional sampai akhir Juni 2025 maka 80 ribu koperasi bisa terbentuk badan hukumnya," tandas Wamenkop.

Saat ini proses sosialisasi pembentukan Kopdes Merah Putih telah selesai dilakukan secara nasional. Per hari ini, Rabu, 4 Juni 2025, jumlah desa yang telah mengurus badan hukum koperasi sudah 17.659 unit.

Sementara untuk pembentukan Kopdes Merah Putih melalui musyawarah desa khusus (musdesus) mencapai 78.719 unit.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya