Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

PCINU Yordania Salurkan Bantuan Water Station ke Kamp Pengungsi Palestina

RABU, 04 JUNI 2025 | 14:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Yordania kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan  berupa water station kepada warga Palestina di sejumlah kamp pengungsian di wilayah perbatasan Yordania-Palestina. 

Bantuan Water Station ini merupakan respon Aqua atas kebutuhan air minum bersih yang sangat dibutuhkan oleh para pengungsi yang terdampak akibat  konflik berkepanjangan di Gaza.

Sebelumnya, Aqua juga telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat Palestina di pengungsian Ramadhan lalul. Bantuan yang diberikan berupa makanan berbuka puasa, paket sembako bagi para ibu rumah tangga hingga pelaksanaan trauma healing bagi anak-anak korban konflik. 


Ketua Tanfidziyah PCI-NU Yordania, KH. AR. Hakim Syadzali, M.Ag., mengatakan bahwa secara keseluruhan bantuan yang telah diberikan meliputi bahan kebutuhan pokok, makanan siap saji, fasilitas air bersih berupa water station, serta kegiatan trauma healing, terutama bagi anak-anak yang mengalami dampak psikologis akibat konflik.

“Penyaluran dilakukan di beberapa titik kamp pengungsian, antara lain Kamp Pengungsi Distrik Zarqa, Barak Zumlat Amir Ghazi, dan Kawasan Muqabilain,” ujar KH. Hakim dalam keterangan tertulis yang dikutip Rabu 4 Juni 2025. 

Ia menambahkan, tragedi kemanusiaan yang berkepanjangan di Gaza akibat agresi militer Israel telah menyebabkan banyak korban jiwa dan luka-luka. Kondisi tersebut memaksa ribuan keluarga meninggalkan wilayah konflik dan mencari perlindungan di negara tetangga seperti Yordania.

“Karena itu, Aqua dan PCINU Yordania tergerak untuk meringankan beban para pengungsi. Bantuan ini tidak hanya bersifat materiil, tetapi juga emosional, agar para pengungsi merasa tetap mendapat dukungan dari dunia luar,” ujarnya.

Aqua  menjadi salah satu produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang secara langsung terlibat dalam aksi kemanusiaan ini melalui kemitraannya dengan PCINU Yordania. 

Sebelumnya, Aqua juga diketahui aktif dalam kerja sama kemanusiaan melalui berbagai lembaga seperti Kedutaan Besar Palestina, LazisNU, LazisMU, Baznas, hingga TNI AL dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Bantuan yang disalurkan tidak hanya dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi, tetapi juga untuk memberi mereka harapan di tengah keterbatasan. Fasilitas water station yang dibangun di lokasi-lokasi pengungsian diharapkan dapat menjawab persoalan krisis air bersih yang selama ini menjadi keluhan utama para pengungsi.

KH. Hakim juga menyampaikan bahwa bantuan yang masih berlanjut ini merupakan langkah nyata Aqua dalam menyebarkan kebaikan bagi Masyarakat Palestina. 

Dengan menggabungkan sumber daya, pengalaman, dan semangat kebersamaan, PCINU Yordania dan Aqua berharap dapat memberi dampak nyata bagi kehidupan para pengungsi. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terlibat dalam aksi-aksi kemanusiaan lintas negara.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya