Berita

Tangkapan layar slide rilis survei Indikator Politik/RMOL

Politik

Survei Indikator soal Gubernur Banten Kelebihan Persen

RABU, 04 JUNI 2025 | 09:47 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Survei Indikator Politik tentang evaluasi publik atas kinerja 100 hari gubernur-gubernur di Jawa menyisakan tanya. Di antaranya terkait hasil survei tingkat kepuasan terhadap Gubernur Banten Andra Soni yang jika ditotal melebihi 100 persen.

Indikator menyimpulkan tingkat kepuasan terhadap Gubernur Andra Soni paling rendah di antara lima gubernur lain di pulau Jawa.

Indikator mengklaim responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.


Survei dilakukan pada rentang 12-19 Mei 2025 dan hasil survei dirilis sembilan hari setelahnya. Khusus Banten survei melibatkan 400 responden dengan menggunakan metode simple random sampling dan toleransi kesalahan plus minus 5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sekilas mengenai survei, responden menjawab sangat puas terhadap kinerja Andra Soni sebanyak 3 persen, cukup puas 48 persen, kurang puas 32 persen, tidak puas sama sekali 3 persen, dan responden yang tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 15 persen. Bila dijumlahkan total persentase empat pilihan jawaban dan responden yang tidak menjawab adalah 101 persen.

Persentase lebih dari 100 persen juga muncul terkait pertanyaan kondisi ekonomi provinsi Banten sekarang dibandingkan tahun lalu. 

Hasil survei Indikator merinci 3 persen menjawab jauh lebih baik, 13 persen lebih buruk, 57 persen tidak ada perubahan, 22 persen lebih baik 4 persen jauh lebih baik 2 persen tidak menjawab/tidak tahu. Bila ditotal persentase jawaban responden sebanyak 101 persen.

Persentase hasil survei terkait pertanyaan kondisi ekonomi secara umum saat ini di provinsi Banten bahkan jika ditotal sebanyak 102 persen. Diberikan pertanyaan bagaimana ibu/bapak melihat keadaan ekonomi di provinsi Banten pada umumnya sekarang, sebanyak 4 persen responden menjawab sangat baik, 22 persen menjawab baik, 41 persen sedang, 30 persen buruk, 3 persen sangat buruk dan 2 persen tidak tahu/tidak menjawab.

Berbeda dari jumlah persentase tiga pertanyaan di atas, hasil survei Indikator terkait pertanyaan kondisi pelaksanaan pemerintah di Provinsi Banten jika ditotal justru berjumlah 100 persen. Atas pertanyaan ini sebanyak 6 persen menjawab sangat baik, 32 persen baik, 38 persen sedang 15 persen buruk, 5 persen sangat buruk dan tidak menjawab/tidak tahu sebanyak 4 persen.

Terkait ini Redaksi RMOL berupaya meminta konfirmasi dari tim Indikator Politik untuk ditayangkan dalam tulisan terpisah.



Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Restorative Justice Jadi Komedi saat Diucapkan Jokowi

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:08

Pembentukan Dewan Perdamaian Trump Harus Dikritisi Dunia Islam

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:00

Eggi Sudjana Pengecut, Mau Cari Aman Sendiri

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:15

Beasiswa BSI Maslahat Sentuh Siswa Dhuafa

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:12

Purbaya Bakal Sidak Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:03

Kirim Surat ke Prabowo, Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:32

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai SPPG Jadi PPPK Jomplang dengan Nasib Guru Madrasah

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:17

Dukung Prabowo, Gema Bangsa Bukan Cari Jabatan

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:01

Lingkaran Setan Izin Muadalah

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:38

Polri di Bawah Presiden Amanat Reformasi dan Konstitusi

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:13

Selengkapnya