Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Inflasi Zona Euro Melorot di Bawah Target, Ada Spekulasi ECB Turunkan Suku Bunga

RABU, 04 JUNI 2025 | 08:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Inflasi zona Euro melambat pada Mei tahun ini di bawah target Bank Sentral Eropa (ECB). Penurunan inflasi ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa ECB akan kembali memangkas suku bunga pada pertemuan minggu ini.

Inflasi harga konsumen di 20 negara yang menggunakan Euro melambat menjadi 1,9 perse pada bulan Mei. Turun dari 2,2 persen pada April.  Angka ini lebih rendah dari prediksi para analis yang dihimpun oleh FactSet.

Inflasi inti, indikator kunci bagi ECB yang tidak memasukkan harga energi, makanan, alkohol, dan tembakau, juga menunjukkan pelemahan yang signifikan. Inflasi inti tercatat turun menjadi 2,3 persen pada Mei dari 2,7 persen di bulan sebelumnya, melampaui ekspektasi pelaku pasar.


Dikutip dari Reuters, Rabu 4 Juni 2025, ECB diperkirakan akan mengumumkan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan yang dijadwalkan Kamis pekan ini, menandai pemangkasan ketujuh secara berturut-turut. 

Kebijakan ini ditempuh di tengah melemahnya pertumbuhan ekonomi kawasan serta tekanan eksternal akibat kebijakan dagang proteksionis dari Presiden AS Donald Trump.

Inflasi saat ini adalah yang terendah sejak September 2024, ketika inflasi zona Euro tercatat sebesar 1,7 persen.

Penurunan inflasi dipicu oleh meredanya kenaikan harga jasa, yang turun dari 4,0 persen menjadi 3,2 persen. 

ECB sangat memperhatikan sektor jasa karena berkorelasi erat dengan pertumbuhan upah, dan kekhawatiran utama bank sentral adalah siklus berbahaya antara kenaikan upah dan harga yang sulit dikendalikan.

Sementara itu, harga energi kembali mencatatkan angka inflasi negatif sebesar -3,6 persen, stabil dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, inflasi harga makanan justru mengalami kenaikan, dari 3,0 persen menjadi 3,3 persen.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Presiden Prabowo Minta Fokus Pengelolaan SDA untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 28 Januari 2026 | 20:15

BMKG: Cuaca Ekstrem Efek Samping OMC adalah Kekeliruan Sains

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:58

Kasus Penjual Es Gabus di Kemayoran Disorot DPR

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:54

Berikut Tiga Kesimpulan RDPU DPR soal Kasus Hogi Minaya

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:35

Disanksi Disiplin, Serda Heri Minta Maaf dan Peluk Pedagang Es Gabus

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:29

Pemuda dan Aktivis Mahasiswa Ingin Dilibatkan dalam Tim Reformasi Polri

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:20

Raja Juli Pantas Masuk Daftar List Menteri yang Harus Diganti

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:04

Kacamata Kuda Hukum Positif

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:04

Thomas Djiwandono Tegaskan Tidak Ada Cawe-cawe Prabowo

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:33

Lomba Menembak TSC Panglima Kopassus Cup 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:22

Selengkapnya