Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Neuralink Dapat Dana Rp10 Triliun untuk Uji Coba Implan Otak

SELASA, 03 JUNI 2025 | 13:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan neuroteknologi milik Elon Musk, Neuralink, berhasil mengumpulkan dana sebesar 650 juta Dolar AS (sekitar Rp10 triliun) dalam putaran pendanaan terbaru.

Dikutip dari Reuters, Selasa 3 Juni 2025, beberapa investor besar yang ikut dalam pendanaan ini antara lain ARK Invest, DFJ Growth, Founders Fund, G42, Human Capital, Lightspeed, QIA, Sequoia Capital, Thrive Capital, Valor Equity Partners, dan Vy Capital.

"Dana ini akan membantu kami membawa teknologi ini ke lebih banyak orang — terutama mereka yang punya kebutuhan medis serius — serta mendorong batas kemampuan antarmuka otak," kata Neuralink pada Senin, bertepatan dengan dimulainya uji coba klinis untuk alat implan otak buatan mereka.


Alat implan milik Neuralink berupa chip yang ditanam di otak dan mampu membaca sinyal saraf, lalu mengirimkannya ke komputer atau ponsel. Uji coba perangkat ini sudah dimulai di tiga negara.

Saat ini, lima pasien yang mengalami kelumpuhan berat sudah menggunakan implan Neuralink untuk mengendalikan perangkat digital dan fisik hanya dengan pikiran mereka.

Bulan lalu, Neuralink juga mendapatkan status "terobosan" dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) untuk alat yang dirancang membantu pemulihan kemampuan bicara. Tahun sebelumnya, status yang sama diberikan untuk alat bantu penglihatan.

Status "terobosan" dari FDA diberikan untuk mempercepat proses pengembangan dan izin edar alat medis yang berpotensi besar membantu pasien.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya